Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM,JEMBER- Menikmati durian langsung dari kebunnya menjadi pengalaman tersendiri bagi para pecinta buah tersebut.

Di Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur, terdapat kebun durian seluas 4 hektare yang kini menjelma sebagai agrowisata dadakan di musim durian.

Pengelola kebun durian di Jember Selatan ini menerapkan konsep yang unik. Para wisatawan di tempat ini dipersilahkan memilih durian matang sendiri yang jatuh dari pohon.

Nampak, para wisatawan berbondong bondong menelusuri setiap pohon durian di kebun tersebut untuk memburu durian runtuh, Minggu (11/1/2026).

Terlihat, pohon rindang yang masih asri ada aroma khas durian di lokasi kebun, membuat para pengunjung merasa betah dan menyatu dengan alam di wisata musiman ini.

Baca juga: Polisi Ngawi Gagalkan Peredaran 30 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar, Modusnya Paket Durian Asal China

Pantauan di lapangan, sebagain wisatawan sesekali juga berswafoto di lokasi kebun, guna mengabadikan moment saat berburu durian runtuh.

Prily Aprilia, Sorang pengunjung mengaku senang bisa menikmati durian langsung di kebunnya. Wisatawan perempuan ini datang bersama keluarga di tempat wisata tersebut.

Menurutnya, hal ini merupakan pengalaman pertama yang sensinya sangat berbeda. Sebab moment berburu durian itulah yang paling berkesan.

“Seru banget berburu durian langsung di kebunnya. Sensasinya itu mencari durian matang yang jatuh, rasanya manis dan lembut,” ujarnya.

Baca juga: Setelah Durian Bido, Kini Matoa Wonosalam Jombang Panen Raya, Hasil Produksi Melonjak 2 Kali Lipat

Pengelola Kebun Durian, Arif Arianto, menjelaskan, penerapan konsep durian runtuh sengaja diterapkan untuk menjaga kualitas buah. Katanya, hal ini sekaligus untuk mengedukasi pengunjung mencari duren matang.

“Durian yang jatuh secara alami menandakan buah tersebut sudah matang sempurna. Pengunjung bebas memilih durian sesuai selera,” tuturnya.

Arif mengungkapkan setiap hari, sekira 20 hingga 20 buah durian yang jatuh sendiri di tanah, barang tersebut sudah siap jual kepada konsumen.

"Sehari biasanya sekitar 20 hingga 30 buah durian yang jatuh dengan sendirinya dan siap dijual kepada pengunjung," ulasnya.

Sementara ini kebun ini, Arif mengungkapkan ada sekitar 120 pohon durian dari beragam varietas, mulai montong, musangking, masmuar hingga duri hitam. 

"Harga durian pun bervariasi tergantung jenis dan ukuran buah, untuk durian montong Rp 60.000 per kilo , musangking Rp 200.000 per kilo, dan masmuar Rp 100.000 per kilo,” tambahnya.

Melalui konsep wisata musiman ini, Arif berharap durian runtuh tidak hanya menjadi daya tarik kuliner, tetapi juga mendongkrak potensi agrowisata di Jember yang memberikan nilai tambah bagi petani lokal.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.