TRIBUNBATAM.id, BATAM - Misteri kematian seorang wanita muda berinisial JP (21) di kawasan Batuaji, Batam, mulai menemukan titik terang.

Polisi memastikan, kasus kematian korban yang ditemukan di sebuah kamar kos Perumahan Pendawa Asri tidak mengarah pada tindak pidana.

Kapolsek Batuaji, Bayu Rizky Subagyo, menegaskan hasil penyelidikan sementara tidak menemukan indikasi keterlibatan pihak lain, termasuk kekasih korban berinisial FJ.

“Dari hasil penyelidikan dan fakta-fakta di lapangan serta keterangan sejumlah saksi, untuk mengarah ke tindak pidana belum ada,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Nama FJ sebelumnya sempat menjadi sorotan dalam kasus ini. Namun, polisi memastikan bahwa yang bersangkutan tidak berada di lokasi saat peristiwa terjadi.

Berdasarkan hasil pengecekan, FJ diketahui sedang bekerja lembur di salah satu galangan kapal di kawasan Tanjunguncang, Batuaji.

“Kita cek CCTV, dia datang ke kos sekitar pukul 22.29 WIB. Pacarnya ini lembur, diperkuat dengan absensi di tempat kerjanya,” jelas Bayu.

FJ disebut baru tiba di lokasi saat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan bercak darah di kasur hingga lantai kamar.

Korban diduga melahirkan seorang diri di dalam kamar kos tersebut. Bayi laki-laki yang dilahirkan kemudian ditemukan berada di dalam lemari.

Setelah proses persalinan, korban diduga menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Hasil visum sementara juga tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi guna memperkuat kronologi kejadian.

Meski belum ditemukan unsur pidana, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.