TRIBUN-MEDAN.com - Viral prosesi pernikahan diduga memicu kepanikan di sebuah peternakan unggas, di mana 140 ekor ayam mati.

Insiden ini telah menyebabkan penyelidikan polisi dan kekhawatiran baru tentang dampak musik keras terhadap hewan.

Dilansir dari India Today, Sabtu (9/5/2026) kejadian ini diketahui terjadi di Sultanpur, Uttar Pradesh, India.

Pesta pernikahan yang awalnya berjalan lancar dan meriah, kini menjadi kejadian yang tidak biasa dan diselidiki pihak kepolisian.

Menurut laporan media, insiden itu terjadi tepatnya di desa Dariyapur pada tanggal 25 April lalu.

Iring-iringan mempelai melewati daerah tersebut dengan penuh sukacita dan tarian.

Iring-iringan mempelai juga memasang musik yang sangat keras, sebagai tanda pesta perayaan pernikahan.

Menurut polisi dan warga setempat, rombongan pengantin pria (baraat) datang dari desa Ram Bhadra Purwa di daerah Kudwar untuk pernikahan putri seorang warga setempat.

Saat iring-iringan melewati desa, sebuah sistem DJ yang diputar dengan volume tinggi lewat tepat di depan peternakan unggas milik Sabir Ali.

Ali menduga bahwa suara yang memekakkan telinga itu memicu kepanikan di antara burung-burung, menciptakan kekacauan di dalam peternakan.

Karena kekacauan yang tak biasa tersebut, sekitar 140 ekor ayam dilaporkan mati karena syok.

Kejadian itu juga membuat Ali syok, tidak terima melihat ratusan ayam peliharaannya mati.

Ia pun menuding suara musik DJ pernikahan itu menjadi penyebab utama kematian ratusan ayamnya.

Setelah kejadian itu, Ali mengajukan laporan ke polisi.

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian mendaftarkan kasus terhadap operator DJ yang diidentifikasi sebagai Kavi Yadav, warga Parsipur di daerah Kudwar.

Polisi mengatakan penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab pasti kematian.

Polisi juga memeriksa apakah tingkat kebisingan yang berlebihan selama prosesi tersebut berperan dalam kejadian tersebut.

Insiden ini pun menjadi viral dan menarik perhatian warga setempat karena sifatnya yang tidak biasa.

Para warga juga menjadi khawatir tentang musik yang dipasang dengan volume keras di pesta pernikahan.

Para warga khawatir musik keras bisa menyebabkan kematian kepada manusia dan hewan ternak mereka.

(cr19/tribun-medan.com)

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.