TRIBUNKALTIM.CO - Borneo FC terus menjaga peluang meraih gelar juara BRI Super League 2025/2026, usai menaklukkan tuan rumah, Bali United.

Drama 5 gol tercipata di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Senin (11/5/2026), malam.

Saling berbalas gol terjadi, baik Bali United dan Borneo FC sama-sama tidak ingin kehilangan poin.

Baca juga: Persib Bandung di Puncak Klasemen Sukses Bekuk Persija, Ujian Berat Bagi Borneo FC Samarinda

Namun, Borneo FC yang datang ke laga ini dengan motivasi lebih sebagai kandidat juara, berhasil keluar sebagai pemenang.

Laga berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Pesut Etam.

Kemenangan ini membuat Borneo FC kembali menyamai poin Persib Bandung di puncak klasemen Super League.

Persib dan Borneo FC, kini sama-sama mengemas 75 poin, dari 32 laga.

Borneo FC tetap berada di posisi kedua karena kalah head to head dari Persib.

Sedangkan Bali United, hasil ini membuat klub asal Pulau Dewata itu berada di posisi delapan dengan 45 poin.

Jalannya Pertandingan Bali United vs Borneo FC

Babak pertama dimulai.

Borneo FC datang ke laga ini dengan target wajib 3 poin, tapi Bali United bukan lawan yang mudah dikalahkan.

Tuan rumah mengambil inisiatif serangan.

Boris Kopitovic mampu mendekat ke kotak penalti Borneo FC.

Namun, barisan pertahanan Pesut Etam masih cukup tenang menahan serangan Bali United.

Kini, Borneo FC mencoba mengambil inisiatif serangan.

Baca juga: Link Live Stream Bali United vs Borneo FC di Super League Hari Ini, Kick-off Jam 19.00 WIB

Pelan-pelan penggawa Pesut Etam bisa mengembangkan permainan, bahkan berhasil mendapatkan sepakan pojok pertama di laga ini.

Bali United pun bukan tanpa serangan, Joao Ferrari berhasil mendapatkan peluang melalui heading memanfaatkan sepak pojok Teppei Yachida, di lima menit awal laga.

Kini giliran bek Borneo FC, Christophe Nduwarugira, yang mendapatkan peluang melalui free header memanfaatkan sepak pojok Caxambu.

Sayang heading Nduwarugira, masih melebar tipis di pinggir mistar gawang Bali United.

Di 10' menit awal, laga berjalan cukup berimbang, kedua tim sama-sama sudah memiliki peluang berbahaya.

Kedua tim masih nampak berhati-hati untuk bermain secara terbuka.

Memasuki menit 15', belum ada gol tercipta, skor masih 0-0.

Bali United kembali mendapatkan peluang melalui pergerakan Rahmat Arjuna, nyaris menciptakan peluang berbahaya.

Intensitas laga mulai meningkat memasuki menit 20'.

Bali United kini mampu menguasai jalannya laga, walaupun bola kerap berkutat di sekitar garis tengah.

Di sisi lain, pemain Borneo FC terlihat menunggu untuk memberikan serangan cepat.

Gol! Bali United berhasil memecahkan kebuntuan.

Tendangan Teppei Yachida di menit 21', di dalam kotak penalti Borneo FC, mampu menggetarkan gawang Nadeo Argawinata.

1-0, Bali United unggul dari Borneo FC.

Tersentak dengan gol Teppei Yachida, skuad asuhan Fabio Lefundes pun mulai mengambil inisiatif serangan.

Borneo FC kini menguasai sepenuhnya jalannya laga.

Juan Villa memberikan ujian untuk Mike Hauptmeijer, melalui tendangan keras yang masih mampu ditepis oleh kiper Bali United tersebut.

Memasuki menit 25', Mariano Peralta masih kesulitan untuk mendapatkan peluang, maupun menciptakan peluang.

Sementara itu, Bali United kini semakin nyaman menguasai bola, bahkan sesekali mengancam lini pertahanan Borneo FC.

Baca juga: 3 Sorotan Tajam Mauricio Usai Persija Kalah dari Persib Bandung di Kandang Borneo FC Samarinda

Teppei Yachida kembali mampu menciptakan peluang.

Umpan-umpan pendek pemain asal Jepang itu terbukti mampu membuat lini pertahanan Borneo FC ketar-ketir.

Selain itu, pemain Bali United juga cukup sigap meredam para pemain Borneo FC, menyusun serangan.

Teppei Yachida menjadi pemain yang cukup merepotkan bagi Borneo FC, pergerakannya kerap menciptakan peluang bagi Bali United.

Pluit panjang babak pertama dibunyikan usai tiga menit perpanajangan waktu, tidak ada gol tambahan tercipta.

Untuk sementara Bali United unggul dari tamunya, Borneo FC.

Babak kedua dimulai.

Borneo FC mengambil inisiatif serangan.

Ya, Pesut Etam wajib menang jika tetap ingin menyamai poin Persib Bandung di puncak klasemen.

Imbang, apalagi kalah, membuat peluang Borneo FC menjadi juara semakin berat.

Borneo FC meningkatan intensitas serangan.

Fabio Lefundes pun langsung memainkan Kaio Nunes untuk mendambah daya gedor serangan.

Masuknya Kaio Nunes terbukti ampuh membuat serangan Pesut Etam semakin menggigit.

Dan, gol pun akhirnya tercipta untuk Borneo FC.

Siapa lagi kalau bukan Mariano Peralta, aktornya.

Peralta mampu menjebol gawang Hauptmeijer di menit 49', melalui tendangan spektakuler dari luar kotak penalti Bali United.

Bali United 1-1 Borneo FC, game on!

Borneo FC tak mengendurkan serangannya.

Memasuki menit 50', Borneo FC mampu mendominasi jalannya pertandingan.

Lagi-lagi Peralta mendapatkan peluang, sayang pergerakannya masih mampu dihalau Tim Receveur.

Serangan berbalik arah, kali ini Bali United mendapatkan peluang emas melalui heading Teppei Yachida, yang masih mampu ditepis Nadeo Argawinata.

Borneo FC kembali menguasai jalannya pertandingan.

Kombinasi Peralta dan Juan Villa, terbukti ampuh memberikan ancaman ke lini pertahanan Bali United.

Menit 58', giliran Kaio Nunes mendapatkan peluang, sayang umpannya tidak ada yang menyambut.

Bali United tidak tinggal diam, bermain di hadapan ribuan pendukungnya, Ricky Fajrin dkk tidak mau hanya bermain imbang di kandang.

Peluang berbahaya juga didapatkan Bali United, namun Nadeo dan barisan pertahanan Pesut Etam masih cukup disiplin menahan serangan tuan rumah.

Laga memasuki menit 65', belum ada gol tambahan tercipta.

Checking VAR dilakukan untuk potensi penalti bagi Borneo FC.

Dan, pengadil memutuskan memberikan penalti untuk Borneo FC, atas handball yang dilakukan Bagas Adi.

Peralta maju sebagai algojo penalti.

Gol! Peralta membawa Borneo FC berbalik unggul di menit 74'.

2-1, Borneo FC unggul atas Bali United.

Sayangnya keunggulan Borneo FC tak bertahan lama.

Bali United mampu menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Caxambu di menit 77'.

Caxambu gagal mengantisipasi sundulan dari Kadek Agung, sepakannya justru masuk ke gawang Nadeo.

Bali United 2-2 Borneo FC, Game On!

Hujan gol tercipta, tidak butuh waktu lama untuk Borneo FC kembali unggul.

Kali ini Juan Villa mencatatkan namanya di papan skor.

Baca juga: 3 Sorotan Tajam Mauricio Usai Persija Kalah dari Persib Bandung di Kandang Borneo FC Samarinda

Juan Villa berhasil menjebol gawang Hauptmeijer, memanfaatkan umpan silang Kaio Nunes di menit 79'

3-2 Borneo FC unggul dari Bali United.

Koldo Obieta sempat menjebol gawang Hauptmeijer, namun dianulir karena dianggap offside.

Namun, pengadil tetap memastikan hal itu melalui komunikasi antar wasit dan checking VAR.

Hasilnya, Koldo Obieta dianggap offside.

Skor masih bertahan 2-3 untuk keunggulan Borneo FC.

Lagi-lagi Borneo FC berhasil menjebol gawang Bali United.

Di akhir waktu normal, Juan Villa berhasil menggetarkan gawang Hauptmeijer, namun lagi-lagi dianggap offside.

Kendati demikian, wasit memilih untuk melakukan checking VAR guna memastikan gol atau tidaknya sepakan Juan Villa tersebut.

Hasilnya, offside! Tidak ada gol tambahan tercipta.

Tujuh menit tambahan waktu.

Borneo FC cukup bermain aman untuk mengamankan kemenangan.

Tidak ada tambahan gol terjadi, wasit Muhammad Taqi Al Jaafari Bin Jahari pun membunyikan pluit panjang tanda berakhirnya laga.

Skor akhir 2-3 untuk kemenangan Borneo FC atas tuan rumah Bali United.

Susunan Pemain Bali United vs Borneo FC

Bali United:

Mike Hauptmeijer; Joao Ferrari, Bagas Adi, Ricky Fajrin, Thijmen Goppel; Tim Receveur, Teppei Yachida, Kadek Agung; Irfan Jaya, Boris Kopitovic, Rahmat Arjuna.

Pelatih: Jan Jansen.

Borneo FC Samarinda:

Nadeo Argawinata; Caxambu, Christophe Nduwarugira, Komang Teguh, Alfharezzi Buffon; Rivaldo Pakpahan, Kei Hirose, Juan Felipe Villa Ruiz; Mariano Peralta, Koldo Obieta, Kaio Nunez Ferreira.

Pelatih: Fabio Lefundes. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.