TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sukoharjo adalah nama sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang terletak sekitar 10 km selatan Kota Surakarta.
Kabupaten ini berbatasan dengan Kota Surakarta di utara, Kabupaten Karanganyar di timur, Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Gunungkidul (DIY) di selatan, serta Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali di barat.
Sungai Bengawan Solo membelah wilayah Sukoharjo menjadi dua bagian; bagian utara berupa dataran rendah dan bergelombang, sementara bagian selatan merupakan dataran tinggi dan pegunungan.
Baca juga: Fakta Menarik Tongseng : Bukan Kuliner Asli Solo, Justru Penjual Pertamanya Warga Klego Boyolali
Ibu kotanya, Kota Sukoharjo, dikenal nyaman, asri, dan sesuai dengan slogan daerahnya, “Sukoharjo Makmur”, yang juga merupakan kepanjangan dari Maju Aman Konstitusional Mantap Unggul Rapi.
Nama Sukoharjo dalam aksara Jawa disebut Sukaharja, yang berarti “Bumi yang selalu senang dan makmur”.
Dahulu, wilayah ini dikenal sebagai kawasan persawahan yang subur dan menjadi pusat pertanian.
Seiring waktu, Sukoharjo berkembang menjadi daerah dengan berbagai potensi ekonomi, budaya, dan wisata.
Berikut lima fakta menarik tentang Sukoharjo:
Baca juga: 7 Rekomendasi Toko Oleh-Oleh Haji dan Umrah di Solo, Lengkap dari Kurma hingga Air Zamzam
Kabupaten Sukoharjo memiliki sejumlah julukan yang mencerminkan potensi daerahnya, antara lain: Kota Makmur, Kota Tekstil, Kota Gamelan, The House of Souvenir, Kota Gadis, Kabupaten Jamu, Kabupaten Pramuka, dan Kabupaten Batik.
Julukan tersebut erat kaitannya dengan hasil pertanian, kerajinan, dan produksi jamu.
Pada 2015, Sukoharjo resmi ditetapkan sebagai Kabupaten Jamu, dan pada 2019 dikembangkan menjadi Destinasi Wisata Jamu Indonesia.
Program ini mencakup seluruh rantai industri jamu, mulai dari kebun tanaman obat, UMKM jamu, hingga industri obat tradisional.
Batik Keris adalah perusahaan tekstil yang didirikan di Kelurahan Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, pada 1946 oleh Kasoem Tjokrosaputra.
Perusahaan ini memproduksi batik dan berbagai tekstil berkualitas untuk pasar domestik maupun ekspor.
Bahan yang digunakan meliputi Primissima, Prima, mori biru, Tayon, Georgette, Flanel, Nylon, Sifon, Sutera, dan tenun lainnya.
Produk Batik Keris mencakup busana untuk anak-anak hingga dewasa, tas, dekorasi rumah, aromaterapi, serta oleh-oleh khas Nusantara.
Saat ini Batik Keris memiliki lebih dari 125 gerai di seluruh Indonesia.
Sukoharjo juga dikenal dengan Ciu Bekonang, minuman tradisional beralkohol legendaris yang dibuat dari tetes tebu yang difermentasi.
Desa Bekonang menjadi sentra pembuatan ciu dengan sekitar 50 perajin etanol rumahan.
Kadar alkohol ciu biasanya 90 persen, dijual dengan harga Rp20.000–Rp25.000 per botol.
Pandemi dan rencana larangan minuman beralkohol sempat menurunkan produksi hingga 75 persen, meski minuman ini tetap menjadi ikon budaya lokal.
Sukoharjo menawarkan pesona wisata alam dan budaya yang beragam.
Beberapa tempat yang populer antara lain:
Sukoharjo juga memiliki kuliner khas yang lezat:
(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.