BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dominasi UPTD SMPN 1 Pelaihari pada ajang Festival Lomba Seni, Sastra, dan Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Tanalaut kembali terlihat.
Sekolah ini sukses memborong gelar juara di sejumlah cabang lomba, termasuk dua gelar bergengsi yang mengantar wakilnya melaju ke tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Pada ajang yang digelar di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pelaihari, Selasa kemarin, SMPN 1 Pelaihari tampil menonjol lewat cabang Tari Kreasi dan Menyanyi Solo yang sama-sama meraih juara pertama.
Pendamping lomba sekaligus penata tari, Robby Iskandar mengatakan capaian tersebut menjadi hasil dari proses latihan panjang dan kerja keras siswa maupun pembimbing.
“Target kami memang ingin memberikan hasil terbaik di semua cabang. Alhamdulillah ada beberapa yang berhasil juara dan akan mewakili Tanahlaut ke tingkat provinsi,” ujar Robby saat diwawancarai, Rabu (20/5/2025).
Pada cabang Tari Kreasi, tim SMPN 1 Pelaihari tampil memukau hingga berhasil menyabet juara pertama.
Baca juga: Belasan BRT Mangkrak di Terminal Km 6, Kadishub Kalsel: Menunggu Kepastian Regulasi dan Anggaran
Robby Iskandar turut berperan sebagai penata tari, penata musik, sekaligus penata properti. Sementara penataan rias dan busana ditangani Yenni Febriyati.
Tim penari yang tampil terdiri dari Syahna Sheylla Azzahra, Aila Callysta Tsaqif, Auxilia Fiela Dei, Maria Satvika Abira Dunga, dan Jwita Besari.
Tak hanya itu, prestasi juga diraih Raisyabila Mardha Prasita yang keluar sebagai juara pertama cabang Menyanyi Solo.
Prestasi ini sekaligus memperpanjang tradisi juara SMPN 1 Pelaihari di cabang tersebut selama dua tahun berturut-turut.
Sementara pada cabang Musik Ansambel Campuran, tim SMPN 1 Pelaihari meraih juara kedua.
Tim yang dibimbing Arimbi Oktaviani itu diperkuat Ivana Angelia Br Sinuraya pada cajon, Akilla Amanina Azzahra pada pianika, dan Regialdus Mayandre pada gitar.
Adapun cabang Mendongeng berhasil menyumbang juara ketiga melalui peserta Farah Langit.
Menghadapi persaingan di tingkat provinsi, Robby mengaku tim Tari Kreasi masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus disempurnakan, terutama pada aspek gerak dan konsep pertunjukan.
Menurutnya, evaluasi dari dewan juri menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas penampilan sebelum berlaga membawa nama Tanahlaut di tingkat lebih tinggi.
“Khusus Tari Kreasi pasti ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan diperkuat lagi, baik dari segi gerak maupun konsep. Ada evaluasi penting dari juri yang menjadi perhatian kami untuk persiapan ke provinsi,” katanya.
Meski jadwal pelaksanaan FLS3N tingkat provinsi belum diumumkan, pihak sekolah mulai mempersiapkan peserta sejak dini agar tampil lebih matang.
Selain Tari Kreasi dan Menyanyi Solo, SMPN 1 Pelaihari juga mengikuti cabang Ilustrasi, Menulis Cerita, dan beberapa nomor seni lainnya dalam FLS3N tingkat Kabupaten Tanahlaut tahun ini.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.