TRIBUNGORONTALO.COM – Pasangan Mohamad Taufik Sapii (Universitas Negeri Gorontalo) dan Nurlia Herman (Kategori Umum) resmi dinobatkan sebagai pemenang pertama dalam Ajang Pemilihan Duta Bahasa Gorontalo 2026.
Pengumuman tersebut dibacakan pada malam puncak yang digelar di Aula Dulohupa Kantor Bahasa Gorontalo, Kamis (22/5/2026) malam.
Di posisi pemenang kedua, dewan juri menetapkan pasangan Nandar Arbie dari Universitas Gorontalo bersama Mita Rosiana Safitri dari kategori umum.
Sementara itu, posisi pemenang ketiga diraih oleh pasangan Moh Rizky Tahir Ahmad dan Noerja Fadhillah Hadjaratie, yang keduanya merupakan utusan dari Universitas Negeri Gorontalo.
Penyebutan nama-nama pemenang tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan dan sorak dukungan dari para pendukung yang memadati lokasi kegiatan.
Isak tangis haru dan pelukan hangat antarfinalis serta panitia turut mewarnai panggung sesaat setelah pengumuman dibacakan.
Baca juga: Sempat Pulang dari Puskesmas, 1 Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di Gorontalo Dilarikan ke Klinik
Sebelum nama-nama tersebut diumumkan, seluruh finalis telah melewati tahapan seleksi ketat serta masa karantina selama dua hari di Kantor BPMP Gorontalo.
Ketua Panitia Duta Bahasa Gorontalo 2026, Vadly Mahmud, menjelaskan bahwa para finalis dinilai dari berbagai aspek, mulai dari kemampuan menulis, public speaking, wawancara, hingga penyusunan program kebahasaan di masyarakat.
"Para finalis juga dibekali berbagai materi kebahasaan dan diminta membuat program kerja yang berkaitan dengan kondisi kebahasaan di Gorontalo," ujar Vadly.
Kepala Kantor Bahasa Gorontalo, Zamzam Hariro, menambahkan bahwa seluruh peserta mengalami perkembangan besar selama masa pembinaan tersebut.
"Mereka belajar bagaimana berbahasa yang baik, bekerja sama dengan baik, dan menghasilkan karya yang bermanfaat untuk masyarakat," kata Zamzam.
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh finalis.
Ia menegaskan bahwa semua peserta yang berhasil mencapai tahap akhir merupakan generasi muda terbaik daerah.
"Dalam semua kompetisi pasti ada yang terbaik dari yang terbaik. Jadi adik-adik yang belum terpilih jangan kecil hati. Tetap semangat dan terus tunjukkan kemampuan kalian,” tutur Idah dalam sambutannya.
Idah juga berpesan agar para Duta Bahasa terpilih mampu menjadi motor penggerak dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, tanpa mengesampingkan kelestarian bahasa daerah.
"Bahasa daerah tetap harus dijaga, tapi bahasa Indonesia juga harus dikuasai dengan baik," tegasnya.
Sebagai pemenang pertama, pasangan Mohamad Taufik Sapii dan Nurlia Herman nantinya akan memikul tanggung jawab besar untuk mewakili Provinsi Gorontalo pada ajang Duta Bahasa tingkat nasional, sekaligus menjadi wajah utama kampanye kebahasaan di daerah. (*/Jefri)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.