Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sejumlah bocah ditemukan terpisah dengan orang tuanya dan ada juga yang pingsan selama rangkaian konvoi Persib Juara terutama di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (24/5/2026).
Kondisi tersebut karena kawasan Asia Afrika tampak dijejali oleh ribuan bobotoh dari berbagai daerah hingga sulit bergerak.
Sedangkan sejumlah bocah tampak menangis, kemudian langsung dibawa polisi ke JPO Asia Afrika.
Hingga pukul 14.00 WIB, bobotoh berdiri berdesakan di badan jalan, trotoar hingga area JPO dan Alun-alun Bandung untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan para pemain Persib mengangkat trofi juara.
Baca juga: Rombongan Konvoi Tim Persib Bandung Terpecah Karena Jalanan Kota Bandung Dipenuhi Bobotoh
"Saat ini sudah ada 10 anak yang terpisah dari orang tuanya, juga ada sekitar lima orang dewasa yang memerlukan penanganan medis (pingsan)," ujar petugas Dinas Perhubungan Kota Bandung, Budiman, Minggu (24/5/2026).
Dengan kondisi akses menuju JPO Asia Afrika yang sangat padat dan sesak, membuat para petugas pengamanan gabungan harus membuka jalur darurat bagi warga yang memerlukan bantuan medis.
Bocah dan orang dewasa yang pingsan harus diangkat melintasi barikade atau pagar pembatas dan diminta meninggalkan kerumunan guna menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan.
"Bagi warga yang membawa anak, atau lansia, atau warga yang fisiknya tidak kuat, lebih baik tidak perlu memaksakan," katanya.
Sedangkan di sisi JPO, petugas Dishub dan polisi yang lain sibuk memanggil nama orang tua atau kolega dari bobotoh yang terpisah dari keluarganya saat menanti kedatangan rombongan pemain Persib.
"Segera cari tempat aman, menjauh dari kerumunan," ucap Budiman.
Selain itu warga juga diimbau untuk mengutamakan keselamatan dalam euforia kemenangan Persib Bandung.
Jika melihat atau mengalami kejadian gawat darurat, diminta menghubungi nomor 112. Layanan ini gratis dan tersedia 24 jam.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.