Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Arema FC kembali ditinggal salah satu pemain asingnya setelah berakhirnya kompetisi Super League 2025-2026.
Pemain tersebut ialah Valdeci, sang maestro lini tengah Arema FC yang memiliki spesialisasi di kaki kiri.
Gol spektakuler mampu ia ciptakan di laga penutup musim ini saat Arema FC menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan kabupaten Malang pada Jumat (22/5/2026).
Sepakan melengkung Valdeci sukses menukik dengan tajam, hingga penjaga gawang lawan tak mampu menghalau bola tersebut.
Setelah mencatatkan namanya di papan skor, Valdeci langsung berlari menuju tribun Aremania.
Baca juga: Masa Depan Dalberto Bersama Arema FC Masih Tanda Tanya, Tutup Musim dengan 19 Gol
Sembari membuka jerseynya, lalu mengangkatnya dan menunjukkan kepada penonton yang hadir pada sore itu.
Selebrasi itu seperti yang pernah dilakukan Lionel Messi ketika masih berseragam Barcelona kala mencetak gol ke gawang Real Madrid.
Gol tersebut tak hanya menjadi gol ketiga Singo Edan dalam pertandingan itu, tetapi juga sihir terakhir Valdeci yang dipertontonkan dihadapan ribuan Aremania.
Valdeci pun pamit undur diri dari tim Arema FC, dan menyampaikan perpisahan melalui aku Instagram pribadi @Valdecimoreira_ pada Rabu (27/5/2026).
"Terimakasih kepada Arema FC, saya harus bersyukur kepada tuhan untuk segala sesuatu yang telah saya lakukan di sini," tulis Valdeci dalam unggahannya.
Valdeci merasa tersanjung, karena dapat membela Arema FC dan dapat bersinergi dengan Aremania.
Selain mengucapkan terimakasih kepada pemain, staf dan ofisial tim, pemain berusia 31 tahun juga mengungkapkan kalau dirinya bagian dari Aremania.
Kiprah Valdeci bersama Arema FC pada musim ini bisa dibilang cukup impresif.
Baca juga: Bursa Transfer Arema FC: Matheus Blade dan Julian Guevara Berpeluang Bertahan, Dalberto Hengkang?
Sempat tak tergantikan posisinya di putaran pertama, ia kerap dimainkan dari babak kedua ketika putaran kedua berlangsung.
Hal tersebut imbas dari adanya nama-nama pemain baru yang didatangkan oleh manajemen Singo Edan pada putaran kedua.
Meski sempat kehilangan tempat, namun sentuhan Valdeci tak pernah hilang.
Skill olah bolanya tetap terlihat di lini tengah Arema FC ketika dipercaya tampil.
Terbukti dengan lima gol dan empat assist yang mampu ia ciptakan dari 26 pertandingan pada musim ini.
"Tahun ini sangat gila. Kami menang dan kalah. Saya mencetak gol dan assist. Saya bermain dengan baik dan saya bermain dengan buruk,"
"Tapi yang paling penting bagi saya adalah mengagumkan Arema hingga detik terakhir," ungkapnya.
Valdeci menjadi legiun asing Arema FC yang kedua setelah berpamitan dengan tim.
Setelah sebelumnya, hal serupa dilakukan oleh Lucas Frigeri, penjaga gawang yang mengucapkan salam perpisahan buat tim.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.