BANJARMASINPOST.CO.ID - Nasib presenter petualangan ternama, Heru Gundul atau akrab disapa Si Gundul jadi sorotan.
Penyebabnya, mata pria yang merupakan guru Panji Petualang itu disembur bisa dari ular kobra saat melakukan aksi penyelamatan.
Lewat akun Instagram pribadinya pada Selasa (26/5/2026), Heru membagikan foto kondisi matanya.
Dalam foto yang dibagikannya, matanya membengkak parah dan tidak bisa dibuka akibat hantaman bisa ular kobra bernama Naja.
"Hari apes enggak ada di Kalender. Dapat sapaan dari Naja. Lebih berhati-hati yo lur (saudara) di saat rescue," tulis Heru dalam unggahannya.
Heru menjelaskan bahwa meskipun cairan bisa ular sudah berhasil dikeluarkan, zat beracun tersebut sempat mengenai jaringan saraf mata.
Hal itulah yang memicu pembengkakan hebat pada area wajahnya.
Baca juga: Sudah Direstui Bilqis, Ayu Ting Ting Jawab Isu Nikahi Kevin Gusnadi Tahun Ini, Keluarga Saling Kenal
Setelah menjalani penanganan, pembawa acara "Jejak Si Gundul" di Trans 7 ini membagikan perkembangan kondisinya pada Rabu (27/5/2026).
Heru mengungkapkan bahwa ia sempat melewati masa-masa sulit selama belasan jam akibat efek bisa tersebut.
"Kemarin sempat 18 jam enggak bisa melek. Mau melek sakit banget dan matanya itu lengket banget, rasanya panas," ungkap Heru.
Meski demikian, kondisi Heru saat ini sudah berangsur membaik. Rasa panas dan warna merah pada matanya dilaporkan mulai hilang, walaupun ia mengaku masih merasakan sedikit sensasi mengganjal.
"Puji Tuhan, sekarang aku bisa melek lagi. Mata merah juga hilang. Makasih ya lur ya (atas doanya). Buat kalian juga sehat selalu dan selalu hati-hati dalam setiap aktivitas. Safety first," lanjutnya.
Heru Gundul dikenal luas sebagai presenter yang memiliki keahlian multitalenta, mulai dari bertani, memasak secara tradisional, hingga menaklukkan hewan-hewan berbahaya seperti buaya dan ular.
Kemampuannya di dunia reptil bahkan membuat dirinya sangat dihormati oleh para pawang ular lainnya, termasuk Panji Petualang.
Heru merupakan mentor bagi Panji dalam memahami karakter reptil, dan kerap membantu menangani ular-ular besar yang mengalami masalah kesehatan.
Bagi pemirsa yang akrab dengan acara 'Jejak Si Gundul' pasti bertanya-tanya siapakah lelaki berkepala plontos ini.
Sebab, ikat kepalanya untuk menutupi rambutnya yang habis itu jadi ciri khas lelaki ini.
Tak hanya itu, acaranya yang bertema petualangan sembari membuat dan menikmati kuliner itu sudah tayang sejak 2007 di TRANS 7 hingga sekarang.
Keunikan Jejak Si Gundul, dia tak segan-segan turun tangan mencari bahan baku masakan hingga ikut membantu warga sekitar untuk memproses bahan baku olahan kuliner.
Lalu siapakah pria plontos ini?
Ternyata si gundul ini bernama asli Widi Heru Wasana alias Heru Gundul.
Berikut Tribun Sumsel menyajikan profil presenter Jejak Si Gundul, yang bernama asli Widi Heru Wasana alias Heru Gundul dari berbagai sumber, termasuk Tribun Jabar.
Nama asli Heru Gundul adalah Widi Heru Wasana.
Pria ini lahir di Metro, Lampung, 8 Maret 1973, kini berdomisili di Yogyakarta bersama istri dan dua putri.
Acara Jejak Si Gundul tayang sejak 10 Agustus 2007 dan masih tayang setiap Kamis pukul 15.45 WIB di TRANS 7.
Mengutip dari Tribun Jabar, pada program Jejak Si Gundul, Heru Gundul biasanya menunjukkan aktivitasnya sebagai petualang yang serba bisa.
Ia kerap terlihat bergabung dengan masyarakat daerah untuk melakukan aktivitas tertentu, seperti ikut membangun sesuatu atau bertani.
Selain itu, dia juga kerap berbaur dengan masyarakat setiap daerah yang dikunjunginya, untuk memasak makanan khas menggunakan cara tradisional.
Namun di balik sosoknya, Heru Gundul tak dapat dianggap remeh. Ternyata dia ahli ular.
Takk hanya itu, Heru pun orang penting bagi pecinta reptil terkenal, Panji Petualang.
Heru Gundul sering membagikan kegiatan luar ruangannya via Instagram @heru.gundul dan akun YouTube bernama Heru Gundul yang berisi cara berpetualang.
Salah satunya yang pernah viral pada Agustus 2020, video saat dirinya berakting memakan buah kecubung.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.