TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus penemuan mayat Jimmy Mamahit, ASN Pemkot Manado menyita perhatian warga Manado.
Pasalnya, Jimmy diduga korban pembunuhan dan perampokan.
Informasi yang dihimpun TribunManado.co.id, aparat kepolisian yang tengah menyelidiki kasus tersebut mulai beroleh sejumlah fakta menarik.
Keterangan tambahan diperoleh dari saksi ketiga berinisial R.K. (30) tetangga korban.
RK menyampaikan pada polisi bahwa pada Kamis (11/12/2025) malam, korban sempat terlihat masuk ke dalam rumah bersama seorang pria yang tidak dikenal.
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Muhammad Isral, SIK, M.H menyatakan. Polresta telah mengambil langkah untuk menyelidiki kasus tersebut dengan tuntas.
"Personel Polsek Bunaken bersama tim gabungan telah mengamankan TKP, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab kematian korban dan mengidentifikasi terduga pelaku,” kata dia Minggu (14/12/2025).
Ungkap dia, hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan sejumlah luka yang diduga akibat benda tajam.
Korban diduga meninggal dunia akibat tindak pidana kekerasan.
"Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado guna dilakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian secara medis,' katanya.
Ia meminta masyarakat agar mempercayakan penanganan perkara tersebut
pada pihak kepolisian.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Perkembangan penanganan perkara akan kami sampaikan secara resmi sesuai prosedur,” katanya.
Jasad almarhum Jimmy ditemukan di rumahnya di Perumahan Pandu Lestari, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu (13/12/2025) dan langsung dievakuasi aparat keamanan untuk diotopsi.
Terinformasi, uang, ponsel serta sepeda motor korban raib.
Informasi yang dihimpun TribunManado.co.id, Minggu (14/12/2025) adalah hari pemakaman Jimmy.
Stenly, salah satu kerabat Jimmy, ketika dikonfirmasi Tribunmanado via WA Minggu sore enggan berkomentar banyak.
"Ini sudah ditangani aparat kepolisian," katanya.
Sejumlah rekan kerja Jimmy mengaku kehilangan.
Di mata mereka, Jimmy sosok yang baik dan suka menolong teman.
Semua merasa kehilangan dan minta agar kasus tersebut diusut tuntas.
"Rekan kerja terbaik dan paling rajin," kata Nely rekan Jimmy.
Suara di medsos juga demikian.
Ucapan duka cita datang dari warga Sulut. (Art)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.