TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut ini disajikan lirik lagu Minang “Bapindah Ka Nan Lain” yang dinyanyikan oleh Fauzana, sebuah lagu yang mengangkat kisah tentang keikhlasan dan penerimaan atas perpisahan cinta.

Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang awalnya sulit mempercayai kenyataan bahwa orang yang dicintai telah berpaling ke hati yang lain.

Melalui lirik berbahasa Minang yang sarat makna, pendengar diajak merasakan luka, penyesalan, sekaligus usaha untuk bangkit dan menenangkan hati.

Nuansa emosional dalam lagu ini semakin kuat dengan balutan melodi khas Minangkabau.

Dengan memahami lirik dan terjemahannya, pendengar dapat menangkap pesan tentang ketegaran dan keikhlasan dalam menghadapi takdir.

Lagu “Bapindah Ka Nan Lain” menjadi salah satu karya Fauzana yang menyentuh dan dekat dengan realitas kehidupan banyak orang.

Berikut ini adalah Lirik Lagu Minang Dinyanyikan Fauzana Bapindah Ka Nan Lain 

Samulo denai indak picayo 
Uda Bapindah Ka Lain Hati
Denai cubo sadarkan diri 
Denai cubo ikhlaskan hati
Mungkin iko jalan ilahi

Sairiang sasalan di hari
Lah denai cubo lupokan luko di hati
Kini uda datang manyasali
dek uda lah bapindah hati
ka nan lain

Jikok kato maaf ka denai bari
Jikok pinto hati nan ka uda pintak
Hatiko lah tatutuik untuak uda surang
bia nan lain nan datang

jan di undang juo cinto nan lah lamo mati
jan di ungkik juo kisah nan lah lamo hilang
kini denai nio surang
Manjalani hiduik jo hati tanang

Terjemahan dan Makna Lagu “Bapindah Ka Nan Lain” – Fauzana

Samulo denai indak picayo
Awalnya aku tak percaya

Uda bapindah ka lain hati
Bahwa engkau telah berpindah ke hati yang lain

Denai cubo sadarkan diri
Aku mencoba menyadarkan diri

Denai cubo ikhlaskan hati
Aku mencoba untuk mengikhlaskan hati

Mungkin iko jalan ilahi
Mungkin ini sudah jalan dari Tuhan

Makna:
Bagian ini menggambarkan tahap awal dari luka hati — ketidakpercayaan, penolakan, lalu perlahan mulai menerima kenyataan pahit bahwa orang yang dicintai telah pergi. Ada nada pasrah dan keyakinan bahwa semua terjadi karena takdir Ilahi.

Sairiang sasalan di hari
Seiring datangnya penyesalan

Lah denai cubo lupokan luko di hati
Aku sudah mencoba melupakan luka di hati

Kini uda datang manyasali
Sekarang engkau datang menyesal

Dek uda lah bapindah hati ka nan lain
Karena engkau sudah berpindah hati kepada yang lain

Makna:
Di bait ini, muncul perasaan getir saat sang mantan kekasih kembali dengan penyesalan. Namun, luka yang sudah terbentuk terlalu dalam, dan tidak mudah dihapus hanya karena sesal yang datang terlambat.

Jikok kato maaf ka denai bari
Jika kata maaf akan kuberi

Jikok pinto hati nan ka uda pintak
Jika hati ini yang engkau pinta kembali

Hatiko lah tatutuik untuak uda surang
Maaf, hatiku sudah tertutup untukmu seorang

Bia nan lain nan datang
Biarkanlah yang lain yang datang mengisi hatiku

Makna:
Tokoh dalam lagu ini memilih untuk memaafkan, tapi tidak untuk kembali. Ia sadar, memberi maaf bukan berarti membuka hati lagi. Ia sudah menutup hatinya bagi cinta lama dan siap menyambut kehidupan baru.

Jan di undang juo cinto nan lah lamo mati
Jangan diundang lagi cinta yang sudah lama mati

Jan di ungkik juo kisah nan lah lamo hilang
Jangan diungkit lagi kisah yang telah lama hilang

Kini denai nio surang
Sekarang aku ingin sendiri

Manjalani hiduik jo hati tanang
Menjalani hidup dengan hati yang tenang

Makna:
Bagian penutup ini menunjukkan keteguhan hati. Tokoh perempuan memilih kedamaian dibanding menghidupkan kembali cinta yang sudah mati. Ia berdamai dengan masa lalu dan memilih menjalani hidup sendirian dengan ketenangan batin.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.