TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kumpulan soal Bahasa Madura kelas 6 semester 2 dalam menghadapi ulangan dan ujian sekolah.
Untuk pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman terhadap materi.
Serta tak menutup kemungkinan soal latihan pilihan ganda dan essay ini juga muncul dalam ujian sekolah.
Pembelajaran soal ini serupa dengan pelaksanaan ujian/ulangan.
Cocok sekali untuk diikuti secara seksama dalam meningkatkan kemampuan diri serta pengalaman.
Dapat dipelajari melalui layar hp dan pc secara online.
Baca juga: 50 Paket Soal Bahasa Madura Kelas 7 Semester 2, Pilihan dan Essay Lengkap Kunci Jawaban Ujian Akhir
1. Peribahasa "pole ka sapoh, ka’ ngasek" tegese...
a. Tidak mau mendengarkan nasihat
b. Selalu menolong orang lain
c. Hidup dalam kemiskinan
d. Tidak betah di rumah
Jawaban: D
2. Kata sapaan yang digunakan untuk orang yang lebih tua dalam bahasa Madura adalah...
a. Buppa’ – Embu’
b. Eppa’ – Ibu
c. Aco’ – Enyak
d. Adhi – Kakang
Jawaban: A
3. Mon jareta panjul, e bhasa Madura abesa bherna...
a. Tamber
b. Gulit
c. Potol
d. Sebera
Jawaban: C
4. Oca’ "lenggona" e tegese...
a. Nama lain
b. Sebutan umum
c. Sebutan untuk orang muda
d. Julukan
Jawaban: D
5. Oca’ "gheddhena pon tak sabena" maknana...
a. Orang yang suka membual
b. Seseorang yang rendah hati
c. Orang yang tak pernah menepati janji
d. Seseorang yang selalu bekerja keras
Jawaban: A
6. Mun jarama pole ka sapoh ka’ ngasek, areya e artina...
a. Rajin menolong orang lain
b. Tidak betah di rumah
c. Orang yang suka bermain
d. Hidup dalam kemiskinan
Jawaban: B
7. Oca’ “potol” e tegese...
a. Patah
b. Panas
c. Pendek
d. Berat
Jawaban: A
8. Kata sapaan yang digunakan untuk menyapa teman sebaya dalam bahasa Madura adalah...
a. Buppa’
b. Embu’
c. Sengko’
d. Adhi
Jawaban: D
9. Mun jarama "beling magghir", areya e artina...
a. Tidak mudah menyerah
b. Suka memerintah orang lain
c. Orang yang keras kepala
d. Orang yang suka menangis
Jawaban: C
10. Peribahasa "oreng pote mata angok pote tolang" tegese...
a. Orang yang mudah marah
b. Orang yang tidak menepati janji
c. Lebih baik mati daripada menanggung malu
d. Orang yang pemalas
Jawaban: C
11. Oca’ “capeng” tegese...
a. Topi
b. Sepatu
c. Selendang
d. Kain
Jawaban: A
12. Kata “bhau” dalam bahasa Madura memiliki arti...
a. Panas
b. Bau
c. Lapar
d. Pusing
Jawaban: B
13. Oca’ "calon moncot" tegese...
a. Orang yang banyak bicara
b. Orang yang pemalu
c. Orang yang berwibawa
d. Orang yang pandai
Jawaban: B
14. Oca’ "tokang ngoca’" artine...
a. Orang yang suka berbicara
b. Orang yang bijaksana
c. Orang yang malas
d. Orang yang kuat
Jawaban: A
15. Oca’ "loddhuk" e tegese...
a. Berani
b. Malas
c. Rajin
d. Tertawa
Jawaban: B
16. Kata “setong” dalam bahasa Madura artinya...
a. Dua
b. Tiga
c. Satu
d. Lima
Jawaban: C
17. Oca’ "abantal ombak asapo’ angin" tegese...
a. Berjuang dengan sungguh-sungguh
b. Bermalas-malasan
c. Hidup di daerah pegunungan
d. Mengikuti arus tanpa usaha
Jawaban: A
18. Karangan yang menceritakan kehidupan sehari-hari berdasarkan pengalaman nyata disebut...
a. Narasi
b. Deskripsi
c. Eksposisi
d. Argumentasi
Jawaban: A
19. Oca’ "lakona moncol" tegese...
a. Orang yang pemalu
b. Orang yang selalu gagal
c. Orang yang ceroboh
d. Orang yang selalu berhasil
Jawaban: C
20. Oca’ "ca’ka" mon kodhu kagunakeyagi ka oreng...
a. Labeh tua
b. Setarakan umor
c. Lebih muda
d. Semua benar
Jawaban: A
1. Sebutkan tiga contoh kata dalam bahasa Madura yang memiliki makna berbeda di daerah yang berbeda!
Jawaban:
Cettong : Di daerah Bangkalan berarti "setumpuk", sedangkan di daerah Sumenep berarti "satu".
Pelle : Di sebagian daerah artinya "parut kelapa", sedangkan di daerah lain bisa berarti "parut tubuh karena luka".
Sereng : Di Sumenep berarti "marah", tetapi di Pamekasan bisa berarti "sayang" atau "cinta".
2. Tuliskan 5 contoh oca’ (kata) dalam bahasa Madura yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari!
Jawaban:
Engkok : Saya
Be’na : Kamu
Areh : Apa
Dimma’ : Di mana
Sae : Bagus
3. Apa yang dimaksud dengan peribahasa dalam bahasa Madura? Berikan contohnya!
Jawaban:
Pengertian: Peribahasa dalam bahasa Madura adalah ungkapan atau kalimat yang mengandung makna kiasan atau pesan moral yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh: Oreng pote mata angok pote tolang (Lebih baik mati daripada menanggung malu).
4. Sebutkan tiga peribahasa Madura yang berkaitan dengan kehidupan sosial!
Jawaban:
Baleh oreng engkok baleh engkok oreng (Menolong orang lain sama dengan menolong diri sendiri).
Ojhung poteh tolang, angok pote mata (Lebih baik mati daripada menanggung malu).
Mon song-osong eparlo kakan, sepi eparlo jaga (Jika waktu ramai harus mencari nafkah, jika sepi harus tetap waspada).
5. Bagaimana cara menggunakan bahasa Madura halus dalam berbicara dengan orang tua?
Jawaban:
Menggunakan kata sapaan yang sopan, seperti Panjenengan (Anda) daripada Be’na (Kamu).
Menggunakan kata kerja halus, seperti Dhateng (Pergi) daripada Ka’.
Menggunakan kata ganti diri yang lebih sopan, seperti Abdina (Saya) daripada Engkok.
Menghindari nada bicara yang tinggi atau kasar.
Menunjukkan rasa hormat dengan menambahkan kata engghi (iya) ketika menjawab pertanyaan.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.