TRIBUNNEWS.COM – Situasi panas tengah melanda Chelsea setelah gelandang andalannya, Enzo Fernandez, dijatuhi sanksi internal akibat pernyataan kontroversial terkait masa depannya.

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, secara resmi mengonfirmasi bahwa pemain asal Argentina tersebut tidak akan masuk dalam skuad untuk dua pertandingan penting, yakni menghadapi Port Vale di ajang FA Cup serta melawan Manchester City di Liga Inggris.

Chelsea terlebih dahulu melawan Port Vale di perempat final Piala FA pada Sabtu (4/4/2026) pukul 23.15 WIB.

Berlanjut menjamu Manchester City dalam lanjutan matchday ke-32 Liga Inggris 2025/2026 pada Minggu (12/4/2026) pukul 22.30 WIB.

Dalam konferensi pers jelang laga perempat final Piala FA, Rosenior menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah berdiskusi langsung dengan sang pemain.

KECEWA - Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez (kanan) menampilkan ekspresi kekecewaan setelah Chelsea takluk 1-3 dari Flamengo pada matchday kedua fase grup Piala Dunia Antarklub 2025, Sabtu (21/6/2025).
KECEWA - Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez (kanan) menampilkan ekspresi kekecewaan setelah Chelsea takluk 1-3 dari Flamengo pada matchday kedua fase grup Piala Dunia Antarklub 2025, Sabtu (21/6/2025). (chelseafc.com)

“Saya berbicara dengan Enzo satu jam yang lalu. Kami telah membuat keputusan, dia tidak akan tersedia untuk pertandingan besok dan juga melawan Manchester City,” ujar Rosenior, dikutip dari Madriduniversal.

Ia menilai pernyataan Fernandez telah melewati batas yang ditetapkan klub.

“Sangat mengecewakan untuk berbicara seperti itu. Tidak ada hal buruk secara pribadi tentang Enzo, tetapi ada batasan yang dilanggar dalam budaya kami. Kami harus memberikan sanksi.”

Meski demikian, Rosenior memastikan bahwa pintu kembali ke tim utama masih terbuka bagi sang gelandang.

“Pintu belum tertutup untuk Enzo. Ini adalah sanksi, dan kami harus melindungi klub serta budaya yang ada," kata pelatih Chelsea itu.

Baca juga: Loyalitas di Chelsea Setipis Tisu, Cucurella Impikan Balik ke Barcelona

Isyarat Kuat ke Real Madrid

Kontroversi ini bermula saat jeda internasional, ketika Fernandez secara terbuka memberikan sinyal terkait kemungkinan hengkang dari Chelsea.

Ia bahkan menyebut Real Madrid sebagai destinasi impiannya.

“Sekarang kami fokus pada Chelsea, lalu kita lihat setelah Piala Dunia,” kata Fernandez.

Dalam pernyataan lain, ia mengungkapkan ketertarikannya terhadap Spanyol, khususnya Madrid.

“Saya ingin tinggal di Spanyol. Saya sangat menyukai Madrid. Kota itu mengingatkan saya pada Buenos Aires.”

Komentar tersebut dianggap tidak pantas oleh manajemen Chelsea, terutama karena diucapkan saat pemain masih terikat kontrak dan klub sedang menjalani fase penting musim ini.

Dampak bagi Chelsea

Absennya Fernandez tentu menjadi kerugian besar bagi Chelsea, mengingat perannya yang vital di lini tengah sebagai pengatur tempo permainan.

Di tengah jadwal padat dan persaingan ketat, keputusan disiplin ini menunjukkan bahwa klub ingin menjaga profesionalisme serta komitmen pemain terhadap tim.

Meski hanya bersifat sementara, sanksi ini bisa menjadi sinyal awal keretakan hubungan antara pemain dan klub.

Dengan minat dari Real Madrid yang terus berkembang, saga transfer Enzo Fernandez berpotensi menjadi salah satu cerita besar di bursa transfer musim panas mendatang.

Yang jelas, keputusan Chelsea kali ini menegaskan bahwa tidak ada pemain yang lebih besar dari klub.

(Tribunnews.com/Ali)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.