TRIBUNSTYLE.COM - Kepergian Vidi Aldiano pada 7 Maret 2026 masih menyisakan duka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air dan masyarakat luas.
Sosoknya yang dikenal selalu membawa energi positif kini tinggal kenangan, setelah perjuangannya melawan kanker ginjal selama beberapa tahun terakhir berakhir.
Di tengah suasana berkabung tersebut, perhatian publik tak hanya tertuju pada sosok Vidi, tetapi juga pada fenomena yang ikut muncul.
Sejumlah pihak dinilai mencoba mengambil keuntungan dari momen duka ini demi mendapatkan sorotan.
Baca juga: Deddy Corbuzier Kumpulkan Sahabat Vidi Aldiano, Kenang Kebaikan Almarhum: Makasih Ada di Hidup Gue
Alih-alih memperpanjang narasi yang berlebihan, Deddy mengingatkan agar publik cukup mengenang Vidi dengan cara yang wajar dan tidak melenceng dari kenyataan.
"Sekarang bicara baik-baik aja tentang Vidi, tapi stop berlebihan terhadap hal tersebut," ujarnya.
Ia menilai, mulai bermunculan cerita-cerita yang tidak jelas kebenarannya, bahkan terkesan dibuat demi menarik perhatian.
"Kadang-kadang ada yang ngarang-ngarang, ada yang mencoba mengambil keuntungan dari situasi ini," katanya.
Sorotan juga diarahkan pada orang-orang yang tiba-tiba mengaku dekat dengan almarhum.
Menurut Deddy, hal itu tak lepas dari keinginan memanfaatkan momentum.
"Ada orang-orang yang sebenarnya kenal juga nggak, tahu juga nggak, tapi memanfaatkan momen karena algoritma lagi bagus," ucapnya.
Fenomena tersebut dianggapnya sebagai bentuk minimnya empati, terutama terhadap keluarga yang tengah berduka.
"Kesempatan nih untuk ngambil exposure mumpung algoritmanya lagi naik, itu yang terjadi sekarang," tambahnya.
Deddy juga menyentil pihak-pihak yang mengklaim bisa mengetahui waktu kematian seseorang.
"Kalau Anda bisa tahu Vidi kapan meninggal, saya sih nggak tahu kapan Anda dipanggil Tuhan," sindirnya.
Ia menegaskan bahwa hidup dan mati sepenuhnya merupakan kuasa Tuhan, sehingga tidak pantas dijadikan bahan konten.
Kritik paling keras ia tujukan kepada mereka yang menjadikan nama Vidi sebagai alat untuk kepentingan pribadi.
"Anda sampah, Anda bukan siapa-siapa tapi mengambil keuntungan dari hal seperti ini," tegasnya.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak akan menghasilkan apa pun selain merusak nilai kemanusiaan.
"You cannot get anything from it, Anda bukan Vidi dan bukan siapa-siapa tapi memanfaatkan situasi," lanjutnya.
Sebelumnya, publik sempat dihebohkan oleh klaim seorang peramal serta kemunculan selebgram bernama Egi yang disebut-sebut memiliki kemiripan dengan Vidi Aldiano.
Bahkan, Egi diketahui sempat menemui orang tua almarhum, yang justru membuat banyak orang merasa jengah.
(TribunStyle.com/Ika Bramasti).
Ikuti dan Bergabung di Saluran Threads TribunStyle.com
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.