POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepergian Rappeh (15) dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Manggar-Gantung, Senin lalu, meninggalkan duka mendalam bagi dunia olahraga Kabupaten Belitung Timur. 

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung Timur mengonfirmasi pada Kamis (7/5/2026) bahwa almarhumah adalah satu di antara atlet terbaik yang dipersiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 yang akan diselenggarakan Juli nanti.

Kepala Dispora Kabupaten Belitung Timur, Amrizal membenarkan bahwa sosok remaja tersebut merupakan bagian dari kontingen resmi yang akan bertanding pada bulan tujuh mendatang.

Amrizal menjelaskan bahwa prestasi Rappeh di cabang olahraga basket tergolong istimewa.

Mengingat batasan usia POPDA maksimal adalah kelas 1 SMA, Rappeh yang masih duduk di kelas 3 SMP berhasil membuktikan kualitasnya setelah menembus seleksi ketat melawan peserta yang lebih senior.

"Jadi kan atlet POPDA itu maksimal kelas 1 SMA. Nah, berhubung dia masih kelas 3 SMP, dia ikut seleksi dan ternyata beliau lolos. Ini membuktikan kemampuan almarhumah memang hebat," ujar Amrizal.

Selain itu, Amrizal ternyata juga mengetahui bahwa almarhumah merupakan sosok yang akan mewakili daerah dalam ajang Jambore Nasional Pramuka.

Kepergian Rappeh terasa kian menyesakkan karena ia sedang berada di puncak semangatnya. Sejak dinyatakan lolos pada awal April lalu, almarhumah sudah mulai mengikuti pola latihan yang diberikan oleh tim pelatih.

"Ini seingat saya baru sekitar tiga minggu mereka melakukan latihan yang memang benar-benar fokus untuk persiapan POPDA nanti. Seleksi cabor basket ini memang baru rampung awal bulan April kemarin," ucap Amrizal.

Kehilangan sosok berbakat di usia yang belia tentu menjadi pukulan bagi program pembinaan atlet pelajar di Beltim. Amrizal menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya satu di antara putri terbaik daerah ini.

"Almarhumah memang termasuk yang berprestasi lah, karena setahu saya dia juga ikut Jambore Nasional kan. Sosoknya sangat aktif dan memiliki masa depan yang cerah sebenarnya," ungkapnya.

Terkait dengan kejadian nahas yang menimpa almarhumah, Amrizal menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak yang berwenang.

"Saya turut berduka cita. Kita tidak ingin menyalahkan siapapun dalam musibah ini. Mungkin Tuhan lebih sayang kepada almarhumah daripada kita semua," tuturnya.

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.