TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Muhamad Tahrul Hubaidi (31), korban tragedi kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) meninggal dunia pada Jumat (8/5/2026).

Warga Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif selama tiga hari di ruang ICU RSUD Rupit.

Hingga saat ini total korban tewas akibat kecelakan maut Bus ALS dengan Truk Tangki mencapai 17 orang.

Muhammad Tahrul awalnya salah satu dari empat korban selamat dan memgalami luka bakar hingga mencapai sekitar 90 persen di sekujur tubuhnya.

Muhamad Tahrul naik mobil ALS dari Kabupaten Tegal hendak menuju Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk mengubah nasib.

Rencananya Muhammad Tahrul pergi ke Sumbar untuk mencari pekerjaan.

"Rencananya mau ke di Sumbar itu cari kerja, karena ada saudara disana," kata Murni Saudara Ipar Tahrul pada Tribunsumsel.com.

Baca juga: Manifes Penumpang Tak Jelas, Bus ALS yang Kecelakaan di Muratara Diduga Ambil Penumpang di Jalan

Baca juga: Breaking News : Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah, Usai 3 Hari Dirawat Intensif

Saat mendapat kabar Muhammad Tahrul menjadi korban kecelakaan, saudara suaminya yang di Sumbar  langsung berangkat menuju Kabupaten Musi Rawas Utara.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Muratara, AKP M Karim membenarkan bila korban atas nama Muhammad Tahrul meninggal dunia di RSUD Rupit Muratara.

"Berdasarkan informasi dari pihak RSUD Rupit ruang ICU, korban atas nama Muhamad Tahrul Hubaidi," ungkapnya pada wartawan, Jumat (8/6/2026).

Dengan bertambahnya satu korban meninggal dunia tersebut, jumlah korban tewas akibat tabrakan hebat Bus ALS dengan mobil tangki BBM kini resmi menjadi 17 orang. 

Peristiwa ini pun menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas paling memilukan yang terjadi di wilayah Kabupaten Muratara.

Sementara pasien lainnya yang sudah di rujuk ke Palembang yakni Ngadiono dan direncanakan dua pasien lainnya Muhamad Tahrul Hubaidi dan Jumiatun akan dirujuk via jalan darat.

"Untuk tindak lanjutnya belum diketahui, karena memang hari ini rencananya akan di rujuk ke Palembang," ungkapnya. 

 

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.