TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kecelakaan maut yang menewaskan driver ojek online Dewa Andika Pratama (26) dan ibunya, Sri Hartini, di kawasan Sungai Beduk, Batam, ternyata melibatkan tiga kendaraan.
Satlantas Polresta Barelang mengungkap insiden yang terjadi di Jalan S Parman tepatnya di depan Dam ATB, melibatkan 2 motor dan 1 truk pada Jumat (15/5/2026) pagi.
Dimana satu unit truk Toyota Dyna BP 8177 TY dan dua sepeda motor Honda Beat hitam BP 3483 PR dikemudian Andika, serta Beat Biru BP 3574 SO yang dikemudikan AMS.
Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.10 WIB.
"R6 Toyota Dyna warna biru yang dikemudikan oleh AS datang dari arah Simpang ATB menuju Pasar Pancur," ujar Kompol Afidya Jumat sore.
Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan truk tersebut kemudian bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai Dewa Andika Pratama yang saat itu membawa penumpang Sri Hartini menuju ke arah Panbil.
"Dalam insiden tersebut, ada kendaraan lain yakni beat yang dikendarai AMS juga ikut terlibat kecelakaan," tambahnya.
Akibat kejadian itu, Dewa Andika Pratama mengalami cedera di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara ibunya, Sri Hartini, juga mengalami cedera di bagian kepala dan meninggal dunia.
Sedangkan pengendara motor lainnya, AMS mengalami luka pada bagian kepala, badan, dan kaki.
"Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada seluruh kendaraan yang terlibat," ungkapnya.
Truk Toyota Dyna mengalami kerusakan di bagian depan kendaraan.
Sementara dua sepeda motor Honda Beat juga mengalami kerusakan di bagian depan.
Ditanya mengenai status supir truk dalam lakalantas ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan.
"Kita belum gelar untuk penetapan tersangka, saat ini masih kita minta keterangan sebagai saksi," sebutnya.
Peristiwa tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian masyarakat dan viral di media sosial karena melibatkan seorang driver online yang diketahui merupakan anggota Komando Batam.
Saat ini, Satlantas Polresta Barelang masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.
Baca juga: Detik-detik Dewa Panggil Ibu yang Terkapar Usai Kecelakaan Maut, Warga Mendengar Ikut Menggigil
Kepergian driver ojek online, Dewa Andika Pratama (26), dan ibunya dalam kecelakaan maut di Batam turut menjadi sorotan komunitas driver online.
Komunitas Andalan Driver Online (Komando) Batam menilai hingga proses pemakaman berlangsung belum ada perhatian maupun belasungkawa dari pihak aplikator terhadap keluarga korban.
Dika, sapaan akrab korban, meninggal dunia bersama sang ibu usai mengalami kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan truk di Simpang Bagan pintu 4 Mukakuning, Jumat (15/5/2026) pagi.
Ketua Komando Batam, Feryandi Tarigan, menyayangkan belum adanya komunikasi dari pihak aplikator kepada keluarga maupun komunitas driver online atas musibah tersebut.
"Sampai sekarang belum ada yang datang. Belum ada komunikasi juga," ujar Feryandi.
Ia mengatakan para driver selama ini merupakan tulang punggung perusahaan aplikator, sehingga perhatian terhadap keselamatan maupun kondisi driver dinilai penting.
"Driver lah tulang punggung mereka. Ini nyawa manusia. Saya harap lebih pedulilah ketika terjadi kecelakaan driver aktif membantu," katanya.
Feryandi juga mengaku pihak komunitas yang aktif mencari informasi terkait perlindungan sosial korban, termasuk memastikan status BPJS Ketenagakerjaan milik Dika.
Baca juga: Ayah Meninggal, Kini Dewa dan Ibunya Tewas Kecelakaan Maut di Batam, Rumah Sepi Tanpa Penghuni
"Alhamdulillah tadi kami komunikasi ke BPJS dan ternyata aktif karena program dari Pemko Batam," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, pihak komunitas berharap ada perhatian lebih terhadap para driver online yang mengalami musibah saat bekerja di lapangan.
Selain itu, komunitas juga meminta proses hukum terkait kecelakaan tersebut berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Sebelumnya, Dika diketahui tengah mengantarkan ibunya pergi bekerja sebelum mengalami kecelakaan di Jalan S. Parman arah Panbil.
Sepeda motor yang dikendarainya diduga bersenggolan dengan sebuah truk hingga menyebabkan ibu dan anak tersebut meninggal dunia.
Dewa Andika Pratama (26), driver ojek online yang mengalami kecelakaan maut di Simpang Bagan pintu 4 Mukakuning, Batam, disebut masih sempat sadar usai kejadian pada Jumat (15/5/2026).
Korban bahkan dikabarkan sempat memanggil sang ibu, Sri Hartini, yang saat itu sudah tergeletak di jalan setelah kecelakaan terjadi.
Salah seorang rekan sesama driver online mengatakan informasi tersebut diperoleh dari warga yang berada di lokasi kejadian.
"Kalau yang saya dengar tadi, almarhum Dika itu sempat duduk setelah kecelakaan," ujar salah seorang rekan driver online di rumah duka.
Menurutnya, saat itu Dewa terlihat memanggil sang ibu yang sudah tergeletak di jalan dengan kondisi mengalami luka cukup parah di bagian kepala.
"Dia sempat manggil ibunya. Kondisi ibunya waktu itu katanya sudah terbaring dan berdarah di bagian kepala," lanjutnya.
Tak lama setelah itu, kondisi Dewa disebut mulai melemah.
"Tidak lama kemudian Dika muntah darah," katanya lirih.
Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Camatha Sahidya Panbil untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa ibu dan anak tersebut akhirnya tidak tertolong.
Dewa diketahui merupakan anak tunggal dan tinggal berdua bersama ibunya setelah sang ayah meninggal dunia beberapa tahun lalu.
Sehari-hari, pria kelahiran Tanjung Uban tahun 2000 itu bekerja sebagai driver ojek online.
Warga sekitar mengenal Dewa sebagai pribadi yang baik dan ramah.
Aktivitas mengantar ibunya bekerja juga disebut sudah menjadi rutinitas harian korban sebelum kembali mencari penumpang.
Kini, rumah yang biasanya ditempati ibu dan anak itu dipenuhi doa dan tangisan para pelayat yang merasa kehilangan atas kepergian keduanya.
Rencananya, jenazah Dewa dan ibunya akan dimakamkan usai salat ashar di TPU Bagan Piayu. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.