TRIBUNSUMSEL.COM  - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menentukan lagu Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa menjadi lagu perjuangan yang wajib dinyanyikan dalam upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026.

Ketentuan menyanyikan dua lagu perjuangan ini telah diatur melalui surat edaran 'Pedoman Peringatan ke-118 Harkitnas Tahun 2026.'

Lagu Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa dinyanyikan setelah mendengarkan amanat pembina upacara dari pidato sambutan Komdigi.

Berikut lirik lagu-lagu perjuangan upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026, Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa, berikut ini.

Bagimu Negeri
Ciptaan: Kusbini

Padamu negeri
Kami berjanji

Padamu negeri
Kami berbakti

Padamu negeri
Kami mengabdi

Bagimu negeri
Jiwa raga kami

Satu Nusa Satu Bangsa
Ciptaan: L. Manik

Satu nusa
Satu bangsa
Satu bahasa kita

Tanah Air
Pasti jaya
Untuk selama-lamanya

Indonesia pusaka
Indonesia tercinta

Nusa bangsa
dan bahasa
Kita bela bersama

Selain menyanyikan kedua lagu perjuangan yang telah ditentukan Komdigi, berikut daftar lagu wajib nasional yang cocok untuk memeriahkan Hari kebangkitan Nasional 2026:

Bangun Pemudi Pemuda 
Ciptaan: A. Simanjuntak

Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara

Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas

Tak usah banyak bicara trus kerja keras
Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih

Bertingkah laku halus hai putra negri
Bertingkah laku halus hai putra nergi

Berkibarlah Benderaku 
Ciptaan: Ibu Sud

Berkibarlah benderaku lambang suci gagah perwira
Di seluruh pantai Indonesia kau tetap pujaan bangsa

Siapa berani menurunkan engkau serentak rakyatmu membela
Sang merah putih yang perwira berkibarlah slama-lamanya

Kami rakyat Indonesia bersedia setiap masa
Mencurahkan segenap tenaga supaya kau tetap cemerlang

Tak goyang hatiku melawan rintangan tak goyang hatiku berkorban
Sang merah putih yang perwira berkibarkah slama-lamanya

Maju Tak Gentar
Ciptaan: C. Simanjuntak

Maju tak gentar membela yang benar
Maju tak gentar tak kita diserang

Maju serentak mengusir penyerang
Maju serentak tentu kita menang

Bergerak bergerak
Serentak serentak

Menyerang menerkam terjang
Tak gentar tak gentar

Menyerang menyerang
Majulah majulah menang

Syukur
Ciptaan: Hs. Mutahar

Dari yakin ku teguh
Hati ikhlas ku penuh

Akan karuniamu
Tanah air pusaka

Indonesia merdeka

Syukur aku sembahkan
Kehadiratmu Tuhan

Garuda Pancasila
Ciptaan: Sudharnoto

Garuda Pancasila
Akulah pendukungmu

Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku

Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju

Garuda Pancasila
Akulah pendukungmu

Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku

Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju

Indonesia Pusaka
Ciptaan: Ismail Marzuki

Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya

Indonesia sejak dulu kala
Tetap di puja-puja bangsa

Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda

Tempat berlindung di hari tua
Tempat akhir menutup mata

Sungguh indah tanah air beta
Tiada bandingnya di dunia

Karya indah Tuhan Maha Kuasa
Bagi bangsa yang memujanya

Indonesia Ibu Pertiwi
Kau ku puja kau ku kasihi

Tenagaku bahkan pun jiwaku
Kepadamu rela kuberi

Dari Sabang Sampai Merauke 
Ciptaan: R. Soeharjo

Dari Sabang sampai Merauke
Berjajar pulau pulau

Sambung menyambung menjadi satu
Itulah Indonesia
 
Indonesia tanah airku
Aku berjanji padamu
 
Menjunjung tanah airku
Tanah airku Indonesia

Tanah Airku
Ciptaan: Ibu Sud

Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanahku yang kucintai
Engkau kuhargai

Walaupun banyak negeri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah ku rasa senang

Tanah ku tak kulupakan
Engkau kubanggakan
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai

Halo-Halo Bandung
Ciptaan: Ismail Marzuki

Halo-halo Bandung
Ibu kota Periangan

Halo-halo Bandung
Kota kenang-kenangan

Sudah lama beta
Tidak berjumpa dengan kau

Sekarang telah menjadi lautan api
Mari, Bung, rebut kembali

Baca juga: Naskah Pidato Menteri Komdigi untuk Disampaikan pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026

Baca juga: Link Unduh PDF Pidato Hari Kebangkitan Nasional/Harkitnas 2026 Resmi Menkomdigi

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.