SURYA.CO.ID LAMONGAN - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya jurusan Plembon-Unisda, Dusun Jirekan, Desa Balungtawun, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jumat (22/5/2026). 

Seorang pelajar berusia 13 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan truk colt diesel.

Pelajar 13 Tahun Tewas di Lokasi Kejadian

Korban meninggal diketahui berinisial RZP (13), warga Kecamatan Sukodadi, Lamongan. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Suzuki bernopol S-6527-MF dan berboncengan dengan HM (13), warga Kecamatan Pucuk.

Selain korban meninggal, kecelakaan tersebut juga melibatkan sepeda motor Yamaha NMax bernopol S-3601-JCC yang dikendarai JK (16), warga Kecamatan Kembangbahu, bersama penumpangnya KM (19).

Baca juga: Kecelakaan Maut di Benjeng Gresik, Pelajar SMP Tewas Tabrak Truk

Sementara kendaraan lainnya adalah truk colt diesel bernopol S-8582-UJ yang dikemudikan MADI (51), warga Kecamatan Kembangbahu, Lamongan.

Akibat insiden tersebut, RZP mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan HM dan JK mengalami luka-luka.

Diduga Gagal Mendahului Motor di Depannya

Kanit Gakkum Polres Lamongan melalui Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M Hamzaid menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Suzuki yang dikendarai RZP melaju dari arah selatan ke utara.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului sepeda motor Yamaha NMax yang berada di depannya. Namun saat proses mendahului, kendaraan Suzuki diduga terlalu mengambil jalur kanan hingga masuk ke lajur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah utara ke selatan melaju truk colt diesel yang dikemudikan Madi.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari," katanya.

Baca juga: Motor Tabrak Truk Parkir di Jalan Purwoasri Kediri, Remaja 16 Tahun Meninggal Dengan Luka di Kepala

Benturan keras membuat sepeda motor Suzuki terpental ke sisi kiri jalan dan kembali tertabrak sepeda motor Yamaha NMax.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta membawa para korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.