Tribunlampung.co.id, Bogor - Tingkah aneh kucing peliharaan jadi pertanda kematian Anggi Auliya Arsyad atau AAA, yang tak disadari oleh pihak keluarga, sebelum tragedi berdarah itu terjadi.
Kematian tragis perempuan berusia 25 tahun yang jasadnya dibuang dari atas Tol BORR Simpang Yasmin, Kota Bogor ini rupanya sempat meninggalkan firasat janggal lewat hewan kesayangannya.
Sebagai seorang pencinta kucing, Anggi memang sangat dekat dengan hewan-hewan peliharaannya di rumah.
Namun, beberapa hari menjelang malam jahanam itu, satu di antara kucing kesayangannya mendadak mati tanpa sebab yang jelas, sementara yang lain menunjukkan gelagat yang sangat tidak biasa.
Hewan berbulu tersebut terus-menerus bertingkah aneh seolah ingin menahan kepergian sang majikan.
Baca juga: Terkuak Tabiat Anggi di Tempat Kerja Sebelum Ditemukan Tewas Dibunuh MF
Firasat alam yang datang lewat kematian dan tingkah tak lazim kucing-kucing ini baru disadari pihak keluarga sebagai sebuah pertanda setelah Anggi ditemukan sudah tak bernyawa.
Ayah angkat Anggi, Samsudin mengatakan, hal aneh yang dirasakan keluarga dimulai dari kucing peliharaan. Kucing kesayangan Anggi tiba-tiba mati sebelum kejadian.
“Kucingnya dua, kucingnya satu mati, kucingnya yang satu lagi naik di mobilnya dia, jatuh lagi, jatuh dari atas mobil jatuh ke bawahnya lagi,” kata Samsudin kepada TribunnewsBogor.com di kediamannya daerah Kemang Bogor, Minggu (24/5/2026).
Anggi sendiri ternyata sosok yang mencintai kucing. Di tempat kerjanya pun, sambung Samsudin, banyak kucing.
“Di kantornya juga banyak kucing, dia juga senang memelihara. Sebagai hiburan ya kan, karena namanya perempuan kan hiburannya kalau gak boneka kan kucing. Kucingnya kan kucing-kucing anggora itu,” ujarnya.
Sederet keanehan itu rupanya juga menular ke Samsudin sendiri. Dia mengaku tidak bisa tidur selama dua hari sebelum kejadian. Ia terus memaksakan untuk tidur namun tidak bisa sama sekali.
Ia merasa kaget saat mengetahui kabar Anggi tewas dibunuh dan jasadnya dilempar dari atas Tol BORR Yasmin Bogor. Anggi sendiri ditemukan tewas pada Sabtu (23/5/2026) dini hari dan pelaku berhasil ditangkap pagi hari oleh polisi di Tol Cisumdawu.
“Pas kejadian saya juga kok bangun lagi bangun lagi. Kaget pas dengar kabar,” ujarnya.
Kini, setelah semua kejanggalan itu terjawab dengan kabar duka yang memilukan, pihak keluarga hanya bisa pasrah dan mengawal kasus ini sampai tuntas. Samsudin berharap, pelaku dihukum setimpal atas perbuatannya ini.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, menerangkan bahwa saat ditemukan petugas, korban berada dalam kondisi tanpa membawa identitas sama sekali.
Korban ditemukan dengan posisi mata tertutup selembar kain dan terdapat luka sayatan pada bagian leher.
Kasatreskrim Polres Bogor Kota, AKP Azi Lesmana, mengumumkan bahwa pelaku pembunuhan tersebut berinisial MF.
Dari pemeriksaan berkas dan keterangan saksi, status hubungan MF adalah teman dari Anggi sendiri.
"Pelaku terindikasi berinisial MF yang notabene merupakan teman dari korban," ungkap AKP Azi Lesmana.
Mengenai motif utama yang melatarbelakangi MF hingga tega menghabisi nyawa teman dekatnya sendiri, pihak kepolisian menegaskan masih melakukan pemeriksaan mendalam.
Hingga saat ini, MF masih diinterogasi secara intensif di Polres Bogor Kota.
"Untuk motif sampai saat ini masih dalam pemeriksaan. Pelaku sudah berhasil kita amankan," jelas AKP Azi Lesmana.
“Insyaalah kita lagi dalami motif, dalami penyebabnya apa. Dan kemudian kami akan menyampaikan ke teman-teman semua,” tutup Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.