TRIBUNJABARA.ID, BANDUNG - Dua mobil sedan mewah dengan beratribut Persib, mengawali rangkaian konvoi bobotoh mengarak empat patung sosok legenda Persib Bandung, yang dibawa menggunakan truk, Selasa (26/5/2026).

Di belakangnya terdapat puluhan bobotoh yang bersukacita mengiringinya, sesekali mereka meneriakan chant-chat Persib Bandung.

Adapun empat patung tersebut, yakni patung manager Persib, Umuh Muchtar lalu Pelatih Persib yang membawa juara untuk pertama kali di era modern, Indra Thohir.

Kemudian pelatih Persib yang mengantarkan Persib juara lagi sekaligus membuat Maung mendapat dua bintang, Djadjang Nurdjaman.

Dan terakhir Pelatih Persib yang mencetak hattrick hingga Persib memiliki lima bintang, Bojan Hodak.

Setibanya rombongan tersebut di Graha Persib, tepatnya di Jalan Sulanjana Kota Bandung, dua mobil mewah tersebut langsung parkir, diikuti dengan truk yang membawa patung. Serta bobotoh yang ada dibelakangnya juga ikut berhenti.

Mereka bersorak sorai meneriakan chant Persib Juara, hingga menjadi pusat perhatian orang yang melintas di jalan tersebut.  

PATUNG - Patung Bojan Hodak dan tokoh penting Persib Bandung saat tiba di Grey Art Gallery setelah diarak keliling Bandung, Selasa (26/5/2026).
PATUNG - Patung Bojan Hodak dan tokoh penting Persib Bandung saat tiba di Grey Art Gallery setelah diarak keliling Bandung, Selasa (26/5/2026). (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Tak hanya itu, mereka juga ada yang menyalakan flare dan smoke bomb, sehingga membuat suasana semakin meriah.

Kedatangan mereka langsung disambut oleh manager Persib, Umuh Muchtar, yang sangat mengapresiasi pembuatan patung tersebut.

Seniman Pembuat Patung, Ridwan Solehudin, yang lebih dikenal Iwong, langsung disambut hangat oleh Umuh Muchtar, sontak orang-orang yang ada di lokasi langsung bertepuk tepuk tangan.

Iwong terlihat menjelaskan patung-patung yang dibuatnya, hingga patung Umuh Muchtar sendiri. Patung tersebut nantinya akan dipamerkan.

Umuh terlihat sangat antusias dan mengapresiasi apa yang dibuat oleh Iwong, begitu juga Iwong, mengaku sangat bahagia bisa diapresiasi dan diterima langsung oleh Umuh Muchtar setibanya di Graha Persib.

Iwong mengatakan, dari sebelumnya ia tak akan menyangka bisa mendapatkan apresiasi langsung, dari sosok Umuh Muchtar.

Sebab awalnya ia hanya mengekspresikan kecintaannya terhadap klub kebanggaannya.

Iwong menjelaskan, sebelum jauh bicara tentang Persib, pulang dari kairo di sana terdapat peradabaan kuno.

"Mereka mungkin tidak sadar sebagai peradaban kuno. Tapi saat itu mengawali hanya merayakan secara personal. Dan saya mencoba untuk merayakan, dengan membuat sejarah di kota sendiri bagaimana karya saya bisa dinikmati banyak orang, khususnya jadi identitas kota," kata Iwong, setelah berbincang dengan Umuh Muchtar.

Iwong mengatakan, kebetulan dirinya dulu pemain sepak bola, namun gagal dalam sepak bola sehingga kini ia berkarya lewat karya patung.

Iwong rela mengeluarkan koceknya sendiri dan berkarya melalui patung tersebut, tiada lain karena kecintaannya dengan Persib.

"Buat patung karena Persib karena saya seneng sekali, sebelum kenal Barca dan Madrid, saya kenal dulu Persib," ujar Iwong.

Iwong mengaku, di luar prediksi karyanya bisa langsung diapresiasi oleh manager Persib sosok yang menjadi legenda Persib yang patungnya dibuat olehnya, Umuh Muchtar.

"Di luar prediksi saya (diapresiasi langsung Umuh Muchtar), memang saya betul- betul sedang berekspresi."

"Ketika sangat diapresiasi oleh Pak Haji Umuh, saya sangat berkeringat, sudah Persib juara dan bertemu dengan Pak Haji Umuh, Ini jadi motivasi saya untuk berkarya jauh lebih bagus lagi," ucapnya.

Setelah berhenti beberapa saat dan langsung disambut oleh Umuh Muchtar, rombongan yang mengarak patung tersebut kembali berjalan ke tempat di mana patung itu akan dipamerkan, Grey Art Gallery.(*)

Baca juga: Lima Tahun Berkostum Persib Bandung, Marc Klok Ukir Legacy Bersejarah Bersama Pangeran Biru

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.