TRIBUNSTYLE.COM - Konflik rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. 

Kali ini, Ruben secara terbuka meluapkan kekesalannya melalui unggahan panjang di media sosial pribadinya.

Permasalahan yang awalnya dipicu soal pembagian waktu bertemu anak kini melebar ke berbagai persoalan lain. 

Mulai dari urusan nafkah hingga pola asuh anak ikut menjadi sorotan publik.

Tak hanya itu, Ruben juga terlihat kecewa dengan kehadiran Giorgio Antonio, pria yang kini dikabarkan dekat dengan Sarwendah. 

Ruben Onsu sentil peran Jordi Onsu dalam keretakan rumah tangganya dengan Sarwendah.
Ruben Onsu sentil peran Jordi Onsu dalam keretakan rumah tangganya dengan Sarwendah. (Tangkapan layar dari Instagram @jordionsu)

Menurut Ruben, Gio dinilai terlalu ikut campur dalam urusan dirinya dengan anak-anak.

Nama Jordi Onsu turut terseret dalam konflik tersebut. 

Ruben bahkan secara terang-terangan menyentil peran sang adik yang dianggap ikut terlibat di balik keretakan rumah tangganya dengan Sarwendah.

Baca juga: Aib Cerai dengan Sarwendah Terus Digoreng, Ruben Onsu Murka ke Giorgio: Jangan Merasa Paling Hebat!

Dengan gamblang Ruben menyebut, peran Jordi di tengah kisruhnya dengan Sarwendah.

"Lalu, di mana Uncle Jordi sekarang? Saat tahu saya datang, kok tidak muncul lagi? Sama seperti dalam keributan yang sedang terjadi saat ini, ya? Tiba-tiba tidak mau menjadi juru bicara lagi."

"Padahal biasanya selalu ikut campur. Ayo, jangan diam. Anda juga ikut andil dalam perpisahan saya. Banyak hal yang sebenarnya bukan konsumsi publik dan bukan urusan orang lain, tetapi justru Anda yang sering menjadi penyambung lidah dan ikut mengatur skenario," pungkas Ruben Onsu, dikutip Senin (22/6/2026).

Seperti diketahui, Jordi Onsu belum lama ini memang mengaku enggan mengomentari permasalahan sang kakak dan Sarwendah. Jordi mengaku enggan ikut campur dalam masalah tersebut.

“Bantuin Bunda klarifikasi, emang saya jubir? Udah ada lawyer loh. Lagi dibantuin mulu, kayak program tolong. Gimana sih, suka pada bercanda,” ujar Jordi dilansir dari potongan video @lambegosiip beberapa waktu lalu.

“Belajar tidak kepo sama urusan yang aku nggak perlu tahu. Belajar untuk tidak mencampuri urusan orang lain. Tidak berkomentar urusan orang lain. Nggak ikut-ikutan. Jadi yaudah. Enak deh. Justru kalau orang pinter, dia akan merespons sama satu statement yang dirasa pantas untuk direspons. Kalau nggak pantes nggak direspons, ngapain, repot,” lanjutnya. 

Ruben Onsu Mengadu ke KPAI

Perseteruan pasca perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih memanas. Tidak hanya berkutat pada perebutan waktu bersama atau nafkah, konflik ini kini menyentuh kondisi psikologis anak-anak mereka.

Senin (22/6/2026), Ruben Onsu bersama tim hukumnya mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Langkah ini diambil untuk menyerahkan sejumlah bukti mengenai dugaan adanya tekanan psikis dan doktrinasi negatif yang dialami oleh anak-anaknya di lingkungan rumah ibunya.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan adanya dugaan perundungan (bullying) secara psikologis yang dialami oleh Thalia dan Thania di balik pintu tertutup.

Potret Ruben Onsu datangi KPAI di tengah kisruh dengan Sarwendah.
Potret Ruben Onsu datangi KPAI di tengah kisruh dengan Sarwendah. (Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

"Bullying itu kan bisa terbagi dua, fisik dan psikis. Nah, kalau misalnya kemudian patut diduga di dalam rumah itu sendiri ada suatu pengondisian, ada suatu pressure yang membuat anak-anak itu tertekan dan tidak bisa menjadi apa adanya dirinya, baik itu berkaitan dengan masalah keinginan anaknya untuk bertemu dengan ayahnya jadi berubah," kata Minola Sebayang  di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, dikutip dari Grid.id, Senin (22/6/2026).

Pihak Ruben Onsu menduga bahwa sikap anak-anak yang mendadak berubah menjadi dingin dan takut kepada ayah kandungnya bukan tanpa alasan. Minola menduga kuat ada pengondisian sistematis yang dilakukan di dalam rumah.

"Kalau di ruang publik saja mereka tidak sedang segan-segan untuk melakukan sindiran-sindiran, hinaan-hinaan kepada ayah daripada anak kandungnya sendiri ya, tidak menutup kemungkinan di ruang tertutup hal itu juga sering dilakukan," tambah Minola.

Demi memperkuat aduan tersebut, mereka menyodorkan sejumlah rekaman video rahasia yang menunjukkan bagaimana anak-anak diduga sengaja dipengaruhi untuk menolak kehadiran sang ayah.

"Dan tadi kami memperlihatkan beberapa video dan bukti terkait dengan masalah dugaan yang tadi saya katakan tadi itu, mencoba untuk mendoktrin anak-anak supaya artinya itu salah satunya supaya tidak mau berkumpul dengan ayahnya, mungkin ada ketakutan-ketakutan dan lain sebagainya," lanjut Minola.

"Kami sampaikan belum pernah disampaikan ke publik, jadi sangat kaget, sangat miris ada situasi dan kondisi anak-anak itu diperlakukan seperti itu ya," pungkas Minola.

Seperti diketahui, rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah yang telah dibina selama 11 tahun resmi diputus cerai oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada September 2024 lalu. Kala itu, hak asuh anak secara hukum jatuh ke tangan Sarwendah sebagai ibu kandung, namun dengan jaminan akses penuh bagi Ruben.

Namun dalam praktiknya, kesepakatan tertulis yang tertuang dalam Akte 39 tersebut diduga kuat tidak berjalan semestinya. Pihak Ruben merasa akses untuk berkumpul dengan putrinya terus-menerus dibatasi dengan berbagai alasan.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.