Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Misteri penemuan mayat pria dalam freezer di sebuah apartemen di Kota Kobe semakin mengejutkan.
Kepolisian Prefektur Hyogo mengumumkan bahwa korban diduga telah meninggal sekitar 15 tahun lalu, tepatnya pada Desember 2011, dan kini penyelidikan dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan kasus pembunuhan.
Polisi pada 22 Juni secara resmi menetapkan kasus tersebut sebagai perusakan dan pembuangan mayat, serta membentuk satuan tugas khusus di Kantor Polisi Ikuta untuk menangani penyelidikan.
"Berdasarkan hasil autopsi dan penyelidikan, korban diketahui bernama Yutaka Nishiguchi, lahir Januari 1969, yang merupakan mantan penghuni unit apartemen tempat jasad tersebut ditemukan," ungkap kepolisian Jepang Senin (22/6/2026).
Penyebab kematian hingga kini belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah yang sudah sangat lama berada di lokasi.
Baca juga: Mayat Pria Termutilasi Ditemukan di Freezer Apartemen Kobe Jepang, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan bahwa jasad korban telah dipotong pada bagian badan sehingga terpisah menjadi bagian atas dan bawah.
Kedua bagian tubuh tersebut ditemukan dalam kantong yang berbeda di dalam freezer.
Polisi meyakini pemotongan dilakukan setelah korban meninggal dunia.
Saat ditemukan, korban hanya mengenakan kaus dan celana dalam. Kondisi jasad telah mengalami kerusakan yang cukup parah akibat lamanya waktu berlalu.
Freezer tempat jasad disimpan berukuran sekitar panjang 94 cm; lebar 53 cm dan tinggi: 87 cm
Jenis freezer tersebut menggunakan tutup yang dibuka dari atas.
Ketika ditemukan polisi, freezer sudah tidak tersambung listrik atau tidak dalam kondisi menyala.
Penyidik kini berusaha menelusuri kapan freezer tersebut dibawa ke apartemen dan siapa yang menempatkannya di sana.
Baca juga: Viral Ibu Angkut Jenazah Anak dengan Motor, Ternyata Ambulans Desa Tak Bisa Dipakai
Kasus ini terbongkar setelah penghuni lain melaporkan adanya bau menyengat di gedung apartemen.
Pada 19 Juni, perusahaan pengelola apartemen menerima keluhan dari warga mengenai bau tidak sedap dan kemudian menghubungi polisi.
Ketika petugas memasuki unit apartemen pada 20 Juni siang, mereka menemukan freezer yang diletakkan tepat di dekat pintu masuk dan berisi jasad korban.
Pintu apartemen dalam keadaan terkunci saat ditemukan.
Polisi juga mengungkapkan bahwa kotak surat unit tersebut sudah lama dipenuhi surat dan selebaran yang tidak pernah diambil.
Hingga kini polisi belum menemukan alat yang diduga digunakan untuk memotong tubuh korban.
Karena korban diduga meninggal sejak 2011 dan jasadnya disimpan dalam freezer selama bertahun-tahun, penyidik kini fokus menelusuri siapa yang memiliki akses ke apartemen tersebut selama periode tersebut.
Apartemen yang menjadi lokasi penemuan merupakan apartemen milik pribadi yang kini disewakan kepada pihak lain.
Lokasi kejadian berada di kawasan permukiman sekitar 700 meter di sebelah barat laut Stasiun JR Motomachi, Kobe.
Polisi terus melakukan pemeriksaan forensik dan analisis barang bukti, termasuk freezer yang telah disita, untuk mengungkap siapa pelaku yang bertanggung jawab atas kematian dan penyembunyian jasad korban selama lebih dari satu dekade tersebut
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.