Grid.ID -Lamine Yamal torehkan rekor langka di Piala Dunia. Sosoknya kini sejajar dengan Pele.
Lamine Yamal menjadi pemain yang mengakhiri penantian panjang Timnas Spanyol untuk kembali mencetak gol di ajang FIFA World Cup 2026. Penyerang FC Barcelona itu juga berhasil menyamai jejak legenda Pelé.
Pemain berusia 18 tahun tersebut membuka keunggulan La Furia Roja saat menghadapi Arab Saudi pada pertandingan kedua Grup H Piala Dunia 2026. Gol yang tercipta pada menit ke-10 itu tidak hanya membawa Spanyol unggul, tetapi juga mengakhiri puasa gol tim yang telah berlangsung selama 299 menit.
Timnas Spanyol terakhir kali mencetak gol di Piala Dunia pada 1 Desember 2022, ketika Álvaro Morata membobol gawang Jepang dalam fase grup FIFA World Cup 2022 di Qatar. Namun, pada pertandingan tersebut Spanyol harus menelan kekalahan dengan skor 1-2.
Sejak saat itu, La Furia Roja gagal mencetak gol hingga seluruh sisa laga di Qatar berakhir, dan baru kembali menemukan ketajamannya di Piala Dunia 2026. Gol Yamal tercipta lewat kombinasi apik bersama Mikel Oyarzabal yang mengirim umpan matang ke kotak penalti.
Yamal kemudian menuntaskannya dengan penyelesaian akurat yang gagal diantisipasi kiper Arab Saudi. Gol ke gawang Arab Saudi itu sekaligus menjadi gol perdana Lamine Yamal di putaran final Piala Dunia.
Pemain Barcelona tersebut juga tercatat sebagai pencetak gol pertama Spanyol di edisi Piala Dunia 2026, melanjutkan tradisi sejumlah nama besar yang lebih dulu membuka rekening gol La Furia Roja pada edisi-edisi sebelumnya.
Sebelum Yamal, daftar tersebut diisi oleh Dani Olmo pada 2022, Diego Costa pada 2018, Xabi Alonso pada 2014, serta David Villa pada 2010. Yamal juga mencatatkan rekor istimewa di level dunia.
Berdasarkan data Opta, ia menjadi pemain kedua yang berusia 18 tahun atau lebih muda yang mampu mencetak gol pembuka dalam pertandingan Piala Dunia.
Sebelumnya, pencapaian serupa hanya pernah diraih oleh Pelé yang mencetak gol untuk Brasil saat masih berusia 17 tahun dalam laga melawan Wales pada FIFA World Cup 1958. Gol tersebut menjadi gol ketujuh Yamal bersama tim nasional senior Spanyol dari total 27 penampilan internasional.
Setelah membantu Spanyol unggul, Yamal tidak melanjutkan pertandingan pada babak kedua. Ia bersama Mikel Oyarzabal ditarik keluar saat jeda pertandingan.
Keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi tim pelatih untuk menjaga kebugaran dan kondisi fisik sang pemain.
"Rencananya memang bermain selama satu babak dan kemudian beristirahat, tetapi yang terpenting adalah membantu tim," ujar Yamal kepada DAZN.
Ia mengakui penampilan Spanyol pada laga pertama belum mencerminkan karakter permainan mereka. Namun, menurutnya, tim berhasil menunjukkan respons positif saat menghadapi Arab Saudi.
"Tampil berbeda dari biasanya pada pertandingan pertama, tetapi sekarang kami sudah kembali dan ingin terus melangkah lebih jauh," kata Yamal.
Ia juga menjelaskan bahwa pergantian dirinya saat jeda pertandingan telah direncanakan sebelumnya dan dipengaruhi situasi pertandingan yang berjalan sesuai harapan.
"Kami unggul 3-0 dan itu memungkinkan saya beristirahat. Semuanya berjalan sempurna," ujar pemain berusia 18 tahun tersebut.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.