TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sebuah video pernikahan dari Lampung Timur mendadak mencuri perhatian warganet. Bukan karena kemewahan pesta atau dekorasi yang megah, melainkan karena sosok pengantin perempuan yang tampak berjalan menuju meja akad dengan pengawalan tak biasa.

Video yang diunggah akun TikTok @_mii.ami itu telah ditonton lebih dari 600 ribu kali. Dalam rekaman tersebut, seorang pengantin perempuan berkebaya putih melangkah menuju prosesi akad nikah didampingi sejumlah pria berbaju batik merah maroon yang berjalan mengelilinginya.

Pemandangan itu sontak mengundang rasa penasaran publik. Di sisi kanan dan kirinya, dua pria terlihat menggenggam tangannya erat, sementara delapan pria lain mengiringi langkahnya hingga ke tempat akad. Belakangan diketahui, seluruh pria tersebut merupakan saudara kandung sang mempelai.

Keunikan itulah yang membuat momen pernikahan tersebut ramai diperbincangkan. Pasalnya, pengantin perempuan itu merupakan satu-satunya anak perempuan di tengah keluarga yang memiliki 11 bersaudara.

Menikahi dengan Pria Satu Kabupaten

Sosok pengantin perempuan dalam video viral tersebut bernama Ami (26), warga Kecamatan Bandar Sribawono, Kabupaten Lampung Timur. Ia mengungkapkan prosesi yang terekam dalam video memang terjadi pada hari pernikahannya dengan Azis pada 9 April 2026.

Ami menjelaskan dirinya adalah anak kesembilan dari 11 bersaudara sekaligus satu-satunya anak perempuan yang dimiliki kedua orang tuanya. Karena itulah, momen menuju akad nikah menjadi sangat emosional bagi seluruh keluarga.

"Aku diantar langsung oleh 10 saudara laki-laki untuk bertemu dengan seorang pria yang kini sudah sah menjadi suamiku. Dan tepat yang menggandeng erat tangan aku di kanan dan kiri saat berjalan itu adalah dua adik laki-laki kandungku," tutur Ami emosional, Rabu (18/6/2026).

Bagi Ami, kehadiran seluruh anggota keluarga pada hari bahagianya menjadi anugerah tersendiri. Ia merasa beruntung karena masih dapat merasakan dukungan penuh dari orang tua dan seluruh saudara laki-lakinya saat memasuki babak baru kehidupan.

Baca juga: Pernikahan Impian Berubah Jadi Mimpi Buruk, Darmawangsa WO di Bandung Diduga Bawa Kabur Uang Klien

"Menjadi anak perempuan satu-satunya adalah karunia Allah yang sangat aku syukuri. Selain orang tua yang masih lengkap, aku ditemani banyak saudara laki-laki yang bahkan sampai di hari pernikahan pun mereka tetap setia mendampingi."

"Jujur, aku sangat bahagia dan tidak bisa menahan haru. Keluarga besar kami pun tidak kuasa menahan tangis saat melepaskan anak perempuan satu-satunya ini untuk membina rumah tangga baru," lanjutnya.

Prosesi yang berlangsung penuh kehangatan itu pun menjadi salah satu alasan mengapa video tersebut menyentuh hati banyak pengguna media sosial.

PERNIKAHAN VIRAL - Tangkapan layar akun TikTok @_mii.ami pada Kamis (18/6/2026), memperlihatkan momen pernikahan anak perempuan dari 11 bersaudara di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Pengantin perempuan merupakan anak kesembilan. Saat momen akad nikah, gadis bernama Ami itu dikawal ketat oleh 10 saudara lelakinya.
PERNIKAHAN VIRAL - Tangkapan layar akun TikTok @_mii.ami pada Kamis (18/6/2026), memperlihatkan momen pernikahan anak perempuan dari 11 bersaudara di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Pengantin perempuan merupakan anak kesembilan. Saat momen akad nikah, gadis bernama Ami itu dikawal ketat oleh 10 saudara lelakinya. (TikTok/@_mii.ami)

Masa Kecil Ami

Menjadi satu-satunya anak perempuan di antara 10 saudara laki-laki ternyata menghadirkan banyak cerita tersendiri bagi Ami sejak kecil.

Perhatian besar yang ia terima dari keluarga sering kali diwujudkan dalam bentuk kejahilan khas saudara kandung. Hampir setiap hari, Ami mengaku menjadi sasaran utama berbagai candaan yang dilakukan kakak maupun adiknya.

Meski terkadang membuatnya kesal, pengalaman tersebut justru menjadi bagian dari kenangan masa kecil yang kini dikenangnya dengan hangat.

"Karena anak perempuan satu-satunya, aku pun jadi tempat tunggal untuk melampiaskan candaan mereka. Misal aku diledek, dikata-katain, dan masih banyak lagi gangguan seru lainnya."

"Kadang kalau aku sudah kesal dan tidak bisa membalas lawan, aku sampai menangis. Tapi seiring waktu, aku menyadari itu adalah bentuk bahasa kasih sayang mereka yang sangat besar untuk menjaga aku," kenangnya sembari tersenyum.

Kini Ami telah resmi membangun rumah tangga bersama Azis yang berasal dari Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Ia pun tak menyangka dokumentasi pribadi yang awalnya hanya disimpan sebagai kenangan keluarga justru menyebar luas di media sosial dan dibanjiri doa serta ucapan selamat dari warganet di berbagai daerah. (TribunNewsmaker/TribunLampung)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.