TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang perempuan berinisial AY (25) ditusuk oleh diduga kuat suaminya sendiri, F (29).
Bahkan, aksi penusukan tersebut dilakukan di lingkungan SD di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (19/6/2026).
Aksi penusukan tersebut, terjadi saat keduanya menghadiri undangan sekolah untuk mengambil rapor anak mereka.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang pun mendampingi korban.
Kepala DP3A Kota Semarang, Eko Kirsnarto menuturkan, korban telah didampingi sejak pertama kali mendapatkan penanganan medis usai ditusuk pelaku.
Saat ini, kondisi korban sudah selesai menjalani perawatan dan jalani rawat jalan.
"Saat ini DP3A khususnya UPTD sedang mendampingi korban dan tadi korban sudah dibawa ke RS William Booth dan mendapat penanganan."
"Karena tidak mondok (rawat inap), dibawa pulang ke rumah ibunya."
"Nah, saat ini tim dari DP3A - UPTD sedang mengawal pendampingan di sana," kata Eko kepada TribunJateng.com, Jumat (19/6/2026).
Meski begitu, korban disebut masih syok dan belum bisa dimintai keterangan.
"Karena korbannya baru dalam keadaan syok, sehingga besok tim DP3A pasti mendampingi ke sana kalau syok-nya yang bersangkutan sudah mereda."
"Karena kami tahu kan mendadak sekali, kemudian pasiennya sudah syok, tidak mau cerita, mau istirahat," ujarnya.
Siswa yang berada di lokasi penusukan, ujarnya, juga akan diberikan trauma healing.
"Pasti itu akan menimbulkan trauma bagi anak-anak khususnya. Kami mau adakan trauma healing buat anak-anak," ujar Eko.
Mengutip Kompas.com, Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard menuturkan, hubungan rumah tangga keduanya diduga sudah retak.
Keduanya disebut tengah menjalani proses perceraian.
"Istri sudah tidak pulang dua bulan. Tapi ketemu waktu ambil rapor anaknya di SD itu," ujarnya.
Korban yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke RS William Booth Semarang.
Sementara pelaku penusukan telah berhasil diamankan.
"Iya, sudah di Polsek (pelaku)," lanjut Kompol Aliet.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.